LOBAR—Dunia seni budaya Sasak sedang berduka. Tokoh Legenda Dalang Wayang Sasak H Lalu Nasib tutup usia, Jumat (29/8/2025) sekitar pukul 12.00 wita. Beliau meninggal di kediamanya di Lingkungan Perigi, Kelurahan Gerung Selatan, Kecamatan Gerung, pada usia sekitar 84 tahun.

Para tokoh adat masyarakat sasak sangat kehilangan atas kepergian tokoh seni budaya yang begitu melengenda itu.

“Kami sangat merasa kehilangan atas kepergian beliau,” terang keluarga sekaligus Ketua Majelis Adat Sasak (MAS), Lalu Sajim Sastrawan yang dikonfirmasi awak media.

Beliau dikenal sosok yang begitu mencintai seni budaya. Mulai berkarir didunia perwayangan sasak di tahun 1968 silam saat masih muda. Selama 60 tahun berbagai kreasi dan inovasi seni telah diciptakan.

“Beliau juga sebagai penutur dalam drama-drama di radio,” bebernya.

Ia menilai sosok Lalu Nasib sebagai legenda dalang wayang sasak belum bisa tergantikan. Namun Sajim cukup menyakini akan ada muncul penerus-penerus para seni budayawan sasak di Lombok. Terlebih dengan munculnya sekolah pedalangan wayang dibeberapa tempat.

“Kita harapkan akan muncul Lalu Nasib lalu Nasib lainya di Lombok. Dan ada cucuk beliau yang juga mengikuti jejak sang kakeknya sebagai dalang,” bebernya.

Hal senada juga disampaikan Camat Gerung, Sapoan. Ia menilai hingga kini belum ada tokoh seni budayawan asal Gerung yang mengantikan beliau.

“Mudah-mudahan ada yang bisa mengantikanya, karena kami merasa kehilangan sekali,” harapnya.

Diakuinya bahwa Lalu Nasib selalu memberikan masukan kepada pemerintahan untuk pengembangan seni budaya di Gerung. Bahkan ia sangat mengenal sosok Beliau yang begitu mengayomi anak muda dalam seni budaya.

“Kebetulan saya bertetangga beliau orang baik,” pungkasnya.

Rencannya Lalu Nasib akan dimakamkan di pemakaman umum Gode Gerung, Sabtu (30/8). Sebelumnya akan disholatkan di Masjid Miftahurrahman Lingkungan Perigi. (win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *