KLU–Lembaga Sembelih Halal (LSH) Hidayatullah bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) memberikan edukasi kepada juru sembelih halal (Juliha) yang ada di Lombok Utara.
Pelatihan yang diberikan menekankan pada tata cara dan syarat penyemblihan hewan ternak yang sesuai dengan syariat sehingga dapat dijamin standar ke halalannya.
Pelatihan yang berlangsung di Aula kantor UPTD DKP3 Kecamatan Tanjung itu menghadirkan puluhan peserta dari juru sembelih yang berusaha dirumah potong, dan juga menghadirkan para suplayer SPPG.
Ketua LSH Hidayatullah Pusat Ust Nanang Hanani menyampaikan pihaknya tengah bergerak secara masif terkait hal tersebut. Kedepan agar juru sembelih halal (Juliha) ada disetiap desa minimal 1 desa terdapat 2 juliha.
“Lembaga hidayatullah ini konsen bergerak pada bidang sosial dan pendidikan, dikesempatan ini kita memberikan edukasi bagaimna cara menyembelih hewan ternak yang benar sesuai syariat baik pada post mortem dan antemortem harus diperhatikan karena menjaga kehalalan itu penting bagi masyarakat atau konsumen,” ungkapnya.
LSH Hidayatullah juga berharap kedepan Pemrintah pusat dan daerah juga turut memberikan dukungan dalam memberikan edukasi prihal tersebut, pentingnya juga untuk pemerintah menyiapkan regulasi untuk mempertegas jika tidak bersertifikasi halal rumah potong hewan dapat funishmen, sehingga tentu menjadi motivasi bagi pemilik rumah potong hewan untuk mengajukan sertifikasi halal.
“Kita berharap seluruh peserta teredukasi dengan baik, secara ilmu dikuasai, sehingga pada tujuannya menyelamatkan umat dari makanan yang tidak halal,” ungkapnya.
Dilokasi yang sama Kepala UPTD KPP Kecamatan Tanjung Nasiadi menjelaskan di Kecamatan Tanjung sudah ada RPH yang bersertifikasi halal, namun ia mengakui masih menjadi PR soal lingkungan atau tempat RPH yang belum didukung dengan tempat yang bersih atau steril. Asfek areal lingkungan harus didukung dengan stamdar higienis sehingga dapat dijamin kehalalan daging nya.
“Kami memiliki 4 orang yang sudah bersertifikasi dan satu belum, kami harap dengan kegiatan ini bisa diteruskan kedepannya dengan menyasar kelompok-kelompok lain agar memiliki kepedulian terhadap makanan yang halal,” ungkapnya.(dhe)
