MATARAM – Laporan Keterangan Pertanggungjawab (LKPJ) Gubernur Nusa Tenggara Barat tahun anggaran 2025 menunjukkan trend yang sangat positif dalam kepemimpinannya yang selama satu tahun berjalan. Hal itu ditunjukkan dengan penurunan angka kemiskinan dan bergerak maju menuju NTB Makmur mendunia tanpa memiliki hutang.
Hal ini disampaikan Ketua Komisi 1 DPRD NTB Moh Akri kepada media ini di Mataram, Selasa (31/03).
Dalam kepemimpinan Iqbal-Dinda selama setahun ini berjalan sangat baik dan sesuai dengan target-target yang direncanakan. Mulai dari menangkap instruksi Presiden tentang efisiensi anggaran dan peningkatan kualitas taraf hidup masyarakat di NTB.
“Pemerintahan Iqbal-Dinda mampu menekan angka kemiskinan turun drastis, dan tidak memiliki hutang pada pihak ketiga seperti sebelumnya, artinya ini APBD NTB sangat sehat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat NTB,” terang Moh Akri.
Program Desa Berdaya yang menjadi program unggulan Iqbal juga berjalan dengan baik dan perlahan memenuhi target perencanaan. Di mana program Desa Berdaya ini bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan ekstrim di NTB.
“Kami sangat apresiasi pergerakan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan turunnya angka kemiskinan di NTB, serta APBD NTB berjalan sehat dan kami harap kedepan mampu menjawab semua persoalan dasar masyarakat,” tegasnya.
Secara penilaian kata Akri, tentu dengan jangka waktu yang cukup singkat, Pemerintah Iqbal-Dinda sudah bergerak maju dibandingkan pemerintahan sebelum-sebelumnya yang banyak menyisakan persoalan.
“Kami sangat apresiasi pemerintahan Iqbal-Dinda yang sudah sangat baik mengelola APBD dalam kurun waktu satu tahun, kami berharap kedepan dengan semua tim kerjanya akan mampu menjawab semua persoalan dasar masyarakat, meskipun banyak pengurangan anggaran dari pemerintah pusat, tapi daerah sudah mampu menjawab persoalan itu,” terangnya.
Pemerintahan Iqbal juga sudah melaksanakan apa yang diinginkan oleh pemerintah pusat yaitu soal menggunakan kendaraan listrik guna menekan penggunaan BBM yang signifikan dan juga dalam rangka melakukan efisiensi anggaran.
“Sebelum Pemerintah pusat mengeluarkan instruksi dengan penggunaan energi listrik, pemerintahan Iqbal sudah menerapkannya, tentu pak Gub sudah berpikir lebih maju soal kondisi daerah yang akan terjadi kedepannya, semoga kedepan pemerintahan Iqbal-Dinda terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat NTB menuju Makmur Mendunia,” pungkas Ketua Fraksi PPP DPRD NTB itu. (jho)
