PRAYA—Nasib naas menimpa seorang nelayan inisial JI (37) warga Kampung Pengendong, Kelurahan Prapen, Kecamatan Praya.  Pasalnya, dia harus kehilangan nyawa karena tenggelam pada saat menangkap ikan di bendungan Batujai, kemarin.

Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Priyo Suhartono yang dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut. Namun, korban saat ini sudah berada di rumahnya untuk persiapan permakaman.

“Anggota yang menerima laporan sempat mendatangi TKP. Tapi korban sudah dilarikan ke Puskesmas,” jelasnya, kemarin.

Ia menegaskan, dari informasi, sekitar pukul 06.00 Wita korban pamit kepada istrinya untuk melaksanakan rutinitas sebagai nelayan untuk menebar jaring penangkap ikan di Bendunga Batujai dengan menggunakan perahu berwarna biru.

Namun, sekitar pukul 08.30 Wita, nelayan lainnya inisial MH (60) yang juga sedang memasang jaring berjarak sekitar 150 meter dari lokasi perahu korban melihat bahwa korban sudah tidak ada atas perahunya. Malah melihat korban sedang meronta dan tenggelam dengan jarak 20 meter dari perahu miliknya.

Melihat korban yang teggelam, MH langsung berteriak minta tolong ke nelayan yang ada di sekitar TKP. Para nelayan yang mendengarkan teriakan itu mendekat untuk memberi pertolongan kepada korban.  Hanya saja saat mendekati TKP, hanya topi korban yang ditemukan mengapung. Untuk itu, para nelayan menariknya jaringnya, kemudian menemukan korban tersangkut di jaring miliknya. 

“Korban yang sudah ditemukan langsung dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Praya untuk mendapat pertolongan medis, namun korban dinyatakan telah meninggal dunia,” ucapnya.

Selain itu, pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah serta telah  membuat surat pernyataan penolakan otopsi.

“Korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan, kita juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sehingga keluarga mengikhlaskan kepergian korban,” tambahnya.

Ditambahkan, dengan kejadian ini, pihaknya sangat berharap agar tidak terulang kembali.  Pihaknya meminta pada semua nelayan agar waspada pada saat menangkap ikan. (jay)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *