TINJAU KORBAN BANJIR: Ketua Baznas NTB Lalu Muhammad Iqbal saat mendampingi Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal meninjau Korban Banjir di Desa Kabul Lombok Tengah belum lama ini. (jhoni/radarmandalika.id)

MATARAM – Kepercayaan masyarakat bukan lagi sekadar klaim sepihak bagi BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Jawaban telak atas keraguan publik dalam penyaluran zakat resmi terjawab di kancah nasional. BAZNAS NTB baru saja dinobatkan sebagai penerima penghargaan Indonesia Fundraising Award (IFA) 2025 untuk kategori Fundraising Zakat BAZNAS Provinsi Terbaik.

Penghargaan bergengsi ini menjadi bukti sahih bahwa sistem tata kelola, transparansi, dan inovasi penggalangan dana yang dijalankan BAZNAS NTB berada di level tertinggi, melampaui standar berbagai provinsi lain di Indonesia.

Standar Baru Transparansi Zakat

Dalam malam penganugerahan IFA 2025, BAZNAS NTB dinilai unggul karena konsistensinya dalam menjaga akuntabilitas publik. Penghargaan ini bukan diberikan tanpa alasan; dewan juri menyoroti bagaimana efektivitas pendistribusian zakat di NTB mampu memberikan dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat.

“Ini bukan sekadar piala, tapi bentuk pertanggungjawaban kami kepada para muzakki. Jika selama ini masih ada keraguan untuk berzakat lewat lembaga resmi, penghargaan IFA 2025 ini adalah bukti bahwa dana umat di NTB dikelola secara profesional dan amanah,” ujar Wakil Ketua I BAZNAS NTB TGH Lalu Muhyi Abidin saat menerima penghargaan di Jakarta Selasa (27/01).

Dijelaskan TGH Lalu Muhyi Abidin BAZNAS NTB bisa menjadi lembaga ‘Paling Terpercaya’ karena. Pertama Digitalisasi Fundraising. Memudahkan masyarakat berzakat kapan saja dan di mana saja dengan transparansi laporan real-time.

Kedua, Program Berkelanjutan. Dana yang terhimpun tidak hanya habis untuk konsumsi, tetapi dialokasikan untuk program produktif yang mengubah mustahik (penerima) menjadi muzakki (pemberi). Berikutnya Kepatuhan Syariah dan Regulasi. Menjamin setiap rupiah yang masuk dikelola sesuai koridor hukum Islam dan aturan perundang-undangan.

Lalu indikator Menghapus Keraguan Publik.

Dengan pencapaian ini, BAZNAS NTB mengirimkan pesan kuat kepada masyarakat, tidak ada alasan lagi untuk ragu. Pengakuan dari Indonesia Fundraising Award adalah validasi bahwa mesin penggerak zakat di NTB merupakan yang paling sehat dan progresif di tingkat nasional.

“Prestasi ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi masyarakat NTB untuk semakin menguatkan gotong royong melalui zakat, infak, dan sedekah demi pembangunan daerah yang lebih inklusif,” pungkasnya. (jho)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *