Lalu Ahmad Zaini. (WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA)

LOBAR—Stategis jitu dilakukan Bupati Lombok Barat (Lobar) H Lalu Ahmad Zaini untuk meningkatkan kekompakan para Jajaran Eslelon II dan III.A di Lingkup Pemkab Lobar. Para kepala Dinas, Kepala Badan dan Sekretaris OPD itu akan digemleng selama tiga hari di Markas Korem 162/Wira Bakti (WB) NTB. Kegiatan capacity building bagi para pejabat struktural ini dirancang bukan sekadar ajang pertemuan rutin, melainkan momentum krusial menyatukan visi dalam membangun daerah.

Bupati Lobar H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), menyampaikan kegiatan itu akan diikuti 75 orang pejabat struktural yang terdiri dari Eselon II dan Eselon III.A (Sekretaris) lingkup Pemerintah Kabupaten Lobar. Para pejabat itu dijadwalkan memasuki asrama Korem 162/Wira Bhakti mulai Jumat (13/2) siang untuk menjalani serangkaian pelatihan intensif selama tiga hari.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan militer ini, para pejabat pengambil kebijakanan itu memiliki kesamaan sudut Padang. Karena menurut LAZ, untuk menghadapi tantangan pembangunan ke depan memerlukan kekompakan yang solid dan komitmen yang kuat dari seluruh OPD. Tanpa kesepahaman, program-program pembangunan daerah akan sulit berjalan secara efektif dan berkesinambungan.

“Pertama Saya ingin, persepsinya (kepala OPD) harus satu dulu. Untuk membangun Lombok Barat ini harus kita sama sudut pandangnya. Supaya kedua, untuk membangun Lombok Barat ke depan, butuh komitmen bersama,” ujar LAZ saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (12/2).

Poin penting kegiatan pengodokan para pejabat itu untuk menghapus ego sektoral yang selama ini masih melekat. Sebab tantangan besar pemerintahan seringkali muncul ketika satu instansi merasa bisa bekerja sendiri tanpa melibatkan instansi lainnya. Melalui kegiatan capacity building ini, diharapkan muncul chemistry yang kuat antar pimpinan OPD sehingga koordinasi dapat berjalan lebih cair.

“Tidak ada satu pun OPD yang bisa berdiri sendiri. Butuh peran OPD lain, dan saya berharap selama tiga hari di Korem ini akan terbentuklah chemistry itu untuk sama-sama membangun Lombok Barat,”tegasnya.

LAZ menekankan ego sektoral harus dilebur agar semua pihak menyadari bahwa mereka bagian dari satu tim besar yang memiliki tujuan yang sama. Bahkan LAZ mengungkapkan selama berada di asrama, para peserta tidak hanya akan menerima materi teoritis, tetapi juga pembekalan mental dan disiplin. Materi yang diberikan cukup beragam, melibatkan berbagai instansi penegak hukum serta lembaga pengawas. Karena akan ada pembekalan wawasan yang menyeluruh mengenai tata kelola pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.

Materi pelatihan mencakup penanaman nilai-nilai Pancasila, pelatihan disiplin dari pihak Korem, hingga pembekalan teknis dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kejaksaan, dan Kepolisian. Selain itu, tersedia sesi khusus bersama motivator yang bertujuan untuk membangkitkan semangat kerja baru dan mendorong terciptanya kerja sama tim yang lebih baik.

Sebagai puncak dari kegiatan ini, Bupati telah menyiapkan sesi renungan senja yang sarat dengan nilai patriotisme lokal. “Pada malam renungan akhir itu, semuanya kepala OPD ini waktu acara renungan senja harus betul-betul mencium bendera Lombok Barat sebagai wujud pengabdiannya terhadap daerah,” ungkap LAZ.

Sesi ini dirancang khusus agar para pejabat bersumpah pada diri sendiri untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Lobar. Dengan adanya kegiatan ini, Pemkab Lobar berharap performa birokrasi akan meningkat secara signifikan, lebih disiplin, dan memiliki semangat pengabdian yang lebih tinggi untuk mewujudkan visi pembangunan daerah yang telah direncanakan. (win)

By Radar Mandalika

Mata Dunia | Radar Mandalika Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *