LOBAR – Prestasi kembali diukir Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) di ajang nasional. Para kontingen Lobar itu sukses menyabet tiga mendali pada ajang bergengsi Open Karate Championship Piala Bupati Brebes & Ketua Umum FORKI Brebes. Di kompetisi yang berlangsung GOR Sasana Adhi Karsa, Brebes, Jawa Tengah, 30 Januari hingga 1 Februari 2026 ini diikuti oleh sekitar 1.200 peserta dari berbagai penjuru tanah air. FORKI Lobar hanya menerjungkan empat atlet pilihan dan menjadi satu-satunya perwakilan dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang ikut berkompetisi. Tim ini turun pada dua nomor bergengsi,l Kata Perorangan Senior Putra dan Kata Beregu Senior Putra.
Keberhasilan kontingen Lobar dimulai dari performa impresif Gandi Darma Pratama yang berhasil mengamankan posisi Juara II pada nomor Kata Perorangan Senior Putra. Langkah positif ini kemudian disusul oleh I Made Sugiartha Nandrawan yang menempati posisi Juara III di kategori yang sama. Tidak berhenti di situ, sinergi tim juga membuahkan hasil pada nomor Kata Beregu Senior Putra.
Tim beregu yang diperkuat oleh kolaborasi Gandi Darma Pratama, Muammar Qadafi, dan I Made Sugiartha Nandrawan sukses naik ke podium sebagai Juara III. Capaian ini menjadi catatan penting mengingat ketatnya persaingan di GOR Sasana Adhi Karsa yang dipadati oleh ribuan karateka berbakat dari berbagai perguruan besar di Indonesia.
Ketua Umum FORKI Lobar, H. Kamaruddin, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras para atlet. Ia menilai keberhasilan ini buah dari konsistensi latihan yang dijalankan para atlet di daerah. Menurutnya, prestasi ini menjadi indikator positif bagi pembinaan karate di Lombok Barat.
“Ini menjadi modal penting bagi mental bertanding mereka untuk menghadapi Porprov NTB mendatang,” ujar Kamaruddin, Senin (2/2).
Kamaruddin mengaku tidak membebankan target juara yang muluk-muluk kepada tim yang berlaga di Brebes. Pihaknya ingin memberikan jam terbang tambahan, terutama bagi tim Kata Beregu Senior Putra yang statusnya baru saja dibentuk dan masih dalam tahap pematangan teknik serta sinkronisasi gerakan.
“Sejak awal kami tidak memasang target. Tim kata beregu ini baru dibentuk, sehingga kejuaraan ini menjadi ajang uji coba untuk melihat sejauh mana kesiapan mereka jelang Porprov NTB. Hasil ini tentu di luar ekspektasi namun sangat kami syukuri sebagai bahan evaluasi,” jelasnya menambahkan.
Hasil di Brebes memberikan gambaran terang mengenai potensi atlet karate Lobar di masa depan. Manajemen FORKI Lobar berharap raihan ini tidak membuat atlet cepat berpuas diri, melainkan menjadi pemacu semangat untuk meningkatkan intensitas dan kualitas latihan. Agenda besar seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) menjadi sasaran antara sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi.
Pihak FORKI Lombok Barat juga memiliki visi jangka panjang untuk menempatkan atlet-atletnya di panggung nasional yang lebih prestisius. Kamaruddin menaruh harapan besar agar pembinaan yang berkesinambungan ini dapat melahirkan wakil-wakil tangguh dari NTB untuk ajang nasional mendatang.
“Harapan kami tentu mereka bisa memberikan yang terbaik untuk Lombok Barat saat Porprov NTB. Lebih jauh lagi, kami berharap ada atlet yang bisa menjadi wakil NTB pada ajang PON 2028 mendatang. Kami optimis pembinaan saat ini berada di jalur yang tepat,” pungkasnya. (win)
