LOTENG— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) mendorong Pemerintah Daerah untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah. Hal ini sebagai salah satu langkah strategis dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua DPRD Loteng, Lalu Ramdan menilai masih banyak aset milik Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah yang belum dimanfaatkan secara maksimal, bahkan ada yang terbengkalai atau tidak produktif.
“Kita memiliki banyak aset daerah, mulai dari tanah, bangunan, hingga fasilitas umum yang seharusnya bisa memberikan nilai ekonomi bagi daerah. Namun sayangnya, masih banyak yang belum dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.
Menurut Ramdan, pemanfaatan aset secara optimal tidak hanya berpotensi menambah PAD, tetapi juga dapat mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, terutama di wilayah strategis seperti sekitar kawasan pariwisata dan pusat pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, pihaknya juga meminta pemerintah daerah untuk segera melakukan pendataan dan penataan kembali aset daerah, termasuk penertiban status kepemilikan dan penggunaan lahan, agar aset-aset tersebut memiliki kepastian hukum dan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
“Pendataan aset harus dilakukan secara menyeluruh. Setelah datanya jelas, pemerintah bisa menentukan skema pemanfaatannya, apakah melalui kerja sama dengan pihak ketiga, disewakan, atau dikelola langsung oleh daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPKAD Lombok Tengah, Taufikurrahman menyampaikan, pihaknya tengah melakukan upaya inventarisasi dan evaluasi terhadap seluruh aset daerah, serta menjajaki kerja sama dengan investor maupun BUMDes untuk memanfaatkan aset yang potensial.
Dewan berharap langkah tersebut dapat segera terealisasi agar aset-aset milik daerah tidak hanya menjadi beban pemeliharaan, tetapi justru menjadi sumber pendapatan baru bagi Kabupaten Lombok Tengah.
“Kita ingin semua aset yang ada bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi motor peningkatan PAD ke depan,” tutupnya.(zak)
