Yayasan Marakittalimat, Ajak Santri dan Jamaah Lawan Faham Radikalisme

IMG 20201212 WA0036

MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA AJAK : TGH Hazmi Hamzar, saat mengajak santri dan jamaah Marakit Taklimat, perkuat ukhuwah imaniyah dan lawan faham radikalisme.

LOTIM  Yayasan Marakit Taklimat Desa Mamben Kecamatan Wanasaba Kabuapten Lombok Timur (Lotim), mengajak ratusan santri dan jamaahnya, melawan faham radikalsime. Ajakan itu, demi keutuhan umat, bangsa dan negara. Ajakan itu, didengungkan Ketua Yayasan Marakit Taklimah, TGH Hazmi Hamzar, dalam pengajian silaturahmi di komplek Pondok Pesantren Marakit Taklimat, Sabtu (12/12).
Melihat kondisi sekarang, harus jelas sikap kita khususnya jamaah marakit taklimat terhadap faham radikalisme ini,tegas TGH Hazmi Hamzar.
Ia menegaskan, faham radikalisme di negara ini, tak boleh dibiarkan berkembang. Jika itu dibiarkan berkembang, bumi pertiwi akan hancur. Demikian juga, sikap suuzzon terhadap aparat, pemerintah dan ulama, akhir-akhir ini terjadi. Bahkan, hampir semua dianggap tidak beres. Sikap menganggap semua tidak beres, menurutnya menjadi cikal bakal munculnya faham radikal. Termasuk, menganggap orang lain tidak ada yang benar selain dirinya sendiri.
Bahkan sambungnya, bangsa ini banyak dijadikan pihak tertentu, sebagai korban jasus (yang selalu dicari kesalahannya). Karena itu, pihaknya mengajak untuk membantu pemerintah dan aparat, menggunakan pikiran. Bagaimana caranya bangsa dan agama ini lebih baik kedepan. Baginya, selama sifat jasus itu ada dalam diri, apa pun itu tidak ada yang selesai.
Kalau semua dianggap tidak beres dan salah, lalu kapan menjadi orang baik,katanya.
Sekarang pemerntah dalam keadaan sulit. Ketika dalam keadaan susah, pasti banyak kurang dalam penanganannya. Disitulah kita saling bantu dan memberikan solusi,tambah Hazmi.
Dijelaskan, sesungguhnya ukhuwah islamiyah yang menjadi terdepan dibentuk. Kalau itu yang dihidupkan semua, maka tidak mungkin akan saling benci, saling jatuhkan, saling hina, zolimi dan bahkan mengecap kafir pada saudara yang lain.
Selain itu, dalam agama petunjuknya sangat sederhana dan jelas, bahwa Tuhan memberikan hidup dalam persaudaraan imaniyah (Saudara seiman). Agama memerintahkan tetap bersaudara, harus mendamaikan diantara saudara-saudara yang sedang berselisih sakali pun. Bila telah satu saudara, maka tidak satu pun orang boleh melakukan sebaliknya seperti mengajak pada permusuhan, saling membenci satu sama lain. Apalagi, sampai melakukan perbuatan saling mengolok dan merasa diri paling benar.
Supaya rasa persaudaraan terawat, harus diperhatikan, yakni jangan sampai saling olok. Banyak saling bunuh karena saling olok, dan itu nyata. Sekali pun itu satu saudara. Harus ditahu, belum tentu yang diolok lebih rendah dari yang mengolok. Mengolok, sangat merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, hingga termasuk dalam berkeluarga. Apalagi memanggil orang kafir, padahal sesama iman dan baginya itu sangat sakit. Bahkan, faham radikalisme ini bisa berangkat dari rumah tangga.
Jangan sedikit-sedikit bilang kafir, ini cara-cara kafir, musyrik, ahli neraka. Jangan hanya perbedaan sedikit, itu yang dibengkakkan. Mari bekerja demi kemaslahatan diri sendiri, keluarga dan orang banyak,tandasnya.
Marakit taklimat boleh panatik, tapi tak boleh membenci orang lain. Apalagi dengan mencaci maki orang lain. Kalau kita maki-maki orang, maka orang itu akan balik menyerang. Apalagi sesama muslim, mengkafir kafirkan, itu tidak boleh. Inilah yang dimaksud radikalisme,sambung Politisi PPP ini.
Ia mengingatkan, jamaah marakit untuk jangan pernah  bergabung dengan hal-hal yang berbau radikal, mau pun perbuatan maksiat. Sesama orang beriman, ia mengajak untuk saling pelihara, tidak saling mengkufurkan, tidak saling menyalahkan satu sama lain. Jika itu dilakukan, ukhuwah islamiyah akan tumbuh subur.
Saya berharap, apa yang saya sampaikan menjadi bekal masyarakat semua. Sampaikan pula pada masyarakat lain, dan ajak bagaimana agar tetap bersabar, ditengah kondisi engara dalam keadaan sulit,tutup Hazmi. (fa’i)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Di Lobar, Cidomo Wajib Miliki Surat Seperti Motor

Read Next

Ganti Plang Nama BIL, Pemprov Libatkan Preman

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *