Warga Temukan Mayat Bayi Dibungkus Kardus

WhatsApp Image 2020 03 19 at 07.47.30

IST / RADAR MANDALIKA.ID BIKIN GEMPAR: Polisi saat melakukan evakuasi mayat orok bayi sekitar, Kamis sore.

LOTIM – Mayat orok bayi terbungkus rapi menggunakan kardus, kembali gegerkan warga. Kali ini ditemukan di Dusun Selayar Desa Pejaring, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur (Lotim). Mayat orok bayi yang masih menempel ari-arinya itu, ditemukan di pematang sawah Rundah. Sementara warga Dusun Dengkur Desa Pejaring, sekitar pukul 18.00 Wita, kemarin gempar.

Mayat bayi tak berdosa ini, ditemukan Inaq Yudi yang sedang memetik sayur di sawahnya. Ketika itu, tiba-tiba merasa kakinya masuk ke dalam tanah di pematang sawah. Tanah yang dirasakannya empuk, sehingga merasa ada yang dia injak.

Di atas tanah itu, Inaq Yudi melihat sebuah kantong plastik. Penasaran, saksi mata pun memanggil H Saprudin, yang posisi rumahnya tidak jauh dari TKP. Hanya bersebrangan dengan jalan menuju TKP. Saprudin kemudian bertanya ke Inaq Yudi, alasan dia manggil. Saksi memberitahukan kejanggalan tanah yang dia injaknya tersebut.

Saprudin mencoba menggali tanah itu menggunakan skop yang diambil dari rumahnya. Penggalian dilakukan sekitar kedalaman 20 cm, dan menemukan kotak kardus yang dibungkus rapi menggunakan lakban.

Kardus itu pun diangkat serta dibawanya ke pinggir jalan raya Dusun Dengkur. Tapi karena tak berani membuka kardus itu, Saprudin memberitahukan Kepala Wilayah (Kawil) Dengkur. Kesempatan itu pula, Kawil Dengkur langsung menghubungi Polsek Sakra Barat untuk mengecek kardus yang mencurigakan itu.

Setibanya jajaran Polsek Sakra Barat, kardus tersebut langsung dibuka. Warga  yang melihat langsung proses pembukaan kardus dan terkejut. Kardus yang tertutup rapi menggunakan lakban itu, berisi mayat orok bayi berjenis kelamin perempuan. Mayat bayi yang dibuang dan tak diinginkan kelahirannya ini, langsung dibawa ke Polindes desa setempat.

Hasil pengecekan bidan Polindes, diperkirakan orok bayi itu meninggal sekitar 48 jam. Panjang bayi sekitar 30 cm dengan berat badan sekitar 900 gram. Sementara dilihat dari kondisinya, diperkirakan dipaksakan dengan umur bayi dalam kandungan sekitar 6 bulan.

Sementara itu, tim identifikasi bersama Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lotim, langsung melakukan olah TKP. Dugaan sementara, mayat orok bayi itu hasil hubungan gelap pelaku.

Kapolsek Sakra Barat, IPDA Saeful Hadi, mengatakan, kasus penemuan mayat orok bayi ini, masih dalam proses penyelidikan. Sejumlah saksi, telah diminta keterangan, untuk mengungkap pelaku yang dengan tega membuang dan berusaha menghilangkan jejak, dengan cara menguburkan mayat orok bayi menggunakan kardus.

“Selesai dilakukan olah TKP dan pemeriksaan jasad bayi, jenazahnya langsung kami serahkan ke pemerintah desa untuk dimakamkan. Alhamdulillah, sekitar pukul 21.30 Wita, jenazah bayi dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Pejaring,” ceritanya.(fai)

1 Review

?s=96&d=mm&r=g
5

Kejam

Udh berzina plus pembunuh!!

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Paket Suryade-HZT, Supli: Bocor Wah

Read Next

Santriwati Asal Aikmual Ngaku Dianiaya Berlima

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *