PENGHARGAAN: Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana menerima tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya oleh Presiden Joko Widodo yang ang diwakili oleh Mentan Syahrul Yasin Limpo. (DISKOMINFO KOTA MATARAM/RADAR MANDALIKA)

MATARAM – Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Kali ini mendapatkan penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya yang dianugerahkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Penyerahan piagam dilakukan saat acara Pembukaan PENAS XVI Tahun 2023, di Kota Padang Sumatera Barat, Sabtu (10/6) oleh Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo.

Satyalancana Wira Karya adalah tanda kehormatan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia kepada para warganya yang telah memberikan darma baktinya yang besar kepada negara dan bangsa Indonesia sehingga dapat menjadi teladan bagi orang lain, dan merupakan salah satu penghargaan tertinggi yang diberikan langsung oleh negara.

Prestasi ini sungguh menarik lantaran muncul di tengah fenomena krisis dan keterbatasan lahan pertanian di Kota Mataram, sehingga memaksa Pemerintah Kota Mataram untuk melahirkan ide, gagasan dan inovasi. Dengan luas wilayah hanya 61,3 kilometer persegi lahan sawah dilindungi seluas 1.414,39 (Data ATR-BPN 2021) dan kawasan tanaman pangan seluas 469,45 Ha, serta dinamika pembangunan yang  sangat cepat yang membutuhkan ruang, maka sektor pertanian menjadi terancam. Justru disitulah lahir inovasi dan semangat kolaborasi untuk mendorong Urban Farming yang memanfaatkan ruang terbuka lahan hijau menghasilkan produk pertanian. Dan pemanfaatan lahan pekarangan menjadi kunci dan solusi keterbatasan lahan serta merupakan bagian dari kampung tanggap inflasi.

Inovasi ini dilatarbelakangi dengan tingginya kenaikan harga kebutuhan pokok, seperti telur, cabai, daging ayam, ikan dan jenis produk pangan lainnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan optimalisasi pelaksanaan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Kebaruan dari inovasi ini adalah pemanfaatan lahan pekarangan, lahan tidur (idle land) yaitu lahan kosong yang tidak produktif sebagai penghasil pangan dalam memenuhi pangan dan gizi rumah tangga sebagai salah satu upaya penurunan Stunting serta berorientasi pasar untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga. Hasil pangan dari pemanfaatan lahan pekarangan berupa sayur mayur, cabai, tomat dan kebutuhan protein hewani, seperti telur, daging ayam, dan ikan. Sederhana, tapi membawa manfaat bagi ketahanan pangan di Kota Mataram.

Kota Mataram sendiri telah melalui tahapan dalam penilaian dari Kementerian Pertanian, dimana Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana telah melakukan presentasi calon penerima penghargaan pada pertengahan April 2023 lalu di depan Tim Presentasi dan Verifikasi Lapangan.

Wali kota Mataram, H. Mohan Roliskana sesaat setelah menerima tanda kehormatan ini menyampaikan kebanggaan, bukan saja untuk diri sendiri, tetapi merupakan kebanggaan seluruh warga masyarakat Kota Mataram. Ia juga mengapresiasi semua stakeholder yang secara terus menerus tanpa kenal lelah berkontribusi terhadap upaya ketahanan pangan di Kota Mataram.(red)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 366

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *