TKI Asal Gerung Diduga Dibunuh Rekannya

TKI

WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA GROUP TUNJUKAN: Munirah bersama Ramli saat menujukan foto Mayudi di kediaman korban di Dusun Peseng Desa Taman Ayu Kecamatan Gerung, kemarin.

LOBAR-Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI warga Dusun Peseng Desa Taman Ayu Kecamatan Gerung, Mayudi tewas karena diduga dibunuh di Malaysia, pekan lalu.

Pemuda 25 tahun dibunuh dengan cara ditusuk. Bahkan beberapa harta milik korban digasak lari pelaku. Sayangnya hingga kini pelaku masih dalam pencarian pihak kepolisian Malaysia. Namun diduga pelaku semasa TKI asal NTB.

Jenazah Mayudi sudah tiba di kediaman duka, Rabu kemarin. Serta langsung dimakamkan oleh pihak keluarga dipemakaman dusun setempat.

Munirah ayah dari korban hingga kini tidak mengetahui pasti kronologi terbunuh anak pertamanya itu. Ia sendiri mengetahui kejadian itu dari kerabatnya. Meski ia juga menjadi seorang PMI di Malaysia.

“Saya tidak tahu masalah meninggalnya, saya dapat cerita dari kawan di sana. Kejadiannya itu Kamis(19/2) itu,” ungkapnya saat ditemui dikediamannya.

Penyebab meninggalnya pun diakui Munirah belum jelas. Sebab dari informasi yang ia peroleh anaknya itu meninggal entah karena perkelahian atau perampokan. Ia hanya mengetahui jika anaknya ditemukan sudah mati tertusuk di depan salah satu teman anaknya itu.

“saya berharap pembunuhnya bisa segera ditangkap dan dihukum,” tegasnya.

Ia menceritakan jika anaknya itu sudah menjadi PMI sejak 8 tahun lalu. Saat itu anaknya itu ikut bersama dirinya merantau ke Malaysia. Meski berbeda tempat kerja, diakuinya, anaknya tetap menjenguk dirinya. Bahkan malam sebelum ditemukan tewas keesokan harinya, korban sempat datang menemuinya.

Sementara itu, teman kerja korban, Ramli mengaku jika selama ini Mayudi tidak pernah memiliki musuh. Ia pun mengaku kaget mengetahui teman satu tempat kerja dikebun kelapa sawit itu tewas terbunuh. Padahal malam harinya korban sempat datang ke konter hp-nya untuk membeli pulsa.

“Kita belum tahu pasti juga (siapa pembunuhnya), soalnya kita tahu almarhum berkawan dengan siapa saja,” ujarnya.

Menurutnya saat ditemukan itu jenazah korban hanya mengenakan celana pendek dengan tangan terlentang. Selain itu terdapat luka tusukan dibagian perut. Korban pertama kali ditemukan oleh temannya di depan rumah salah seorang kawannya yang lain.

 Namun dari informasi yang ia dengan dari beberapa teman, diduga korban dibunuh oleh sesame PMI. Selain itu, Handphone, uang dan beberapa harta korban turut hilang. Ada kemungkinan korban dirampok ketika bertemu dengan pelaku yang mengajak minum minuman berakhol.

“Tetapi tidak tahu pastinya,” jelasnya.

Kabarnya pelaku berjumlah 5 orang. Dan merupakan PMI asal Lombok. Kini pihaknya berharap agar para pelaku yang kabarnya sudah diketahui identitasnya itu segera ditangkap dan dihukum dengan seberat beratnya. (win)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Rossa Setiap Hari Menemani BCL

Read Next

Top, MAN 1 Lotim Juara 1 Robotic Tingkat Provinsi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *