Tak Ada Pernikahan, Hanan Lapor Balik

F Kuasa hukum

MATARAM – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lombok Tengah, Abdul Hanan menunjukkan sikap perlawanan dengan akan melapor balik kuasa hukum dari pelapor Raden Faozi. Dimana sebelumnya, Raden didampingi kuasa hukum melaporkan Abdul Hanan ke Mapolres Lombok Tengah dengan sangkaan menikahi istri Raden dalam status masih istri sah Raden.

Sementara, Tim Penasehat Hukum Abdul Hanan secara resmi belum melaporkan kuasa hukum Raden. Namun dijadwalkan dalam waktu dekat akan dimasukan laporan ke dewan kehormatan organisasi advokat tempat mereka terdaftar. Alasannya, karena pengacara Raden Faozi telah secara subjektif mengunggah berita-berita terkait dugaan pernikahan tersebut ke akun facebooknya. Padahal dugaan pernikahan tersebut telah dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH)

“Termasuk pada penasehat hukum pelapor ini. Kita laporkan ke dewan kehormatan organisasi advokat yang bersangkutan, karena di satu sisi dia bertindak sebagai jurnalis. Di Facebook dia masukan berita terkait dan sangat subjektif. Seharusnya saat dia menyerahkan perkara ke penegak hukum harus dihormati juga,” tegas kuasa hukum Abdul Hanan, Yudi Sudiyatna, Sabtu (18/07).

Tidak hanya itu, Yudi meminta aparat penegak hukum agar bisa mengusut aktor intelektual atas dugaan fitnah pernikahan tersebut. “Kita akan meminta aparat penegak hukum untuk mengusut aktor intelektual,” katanya.

Yudi mengatakan telah diberi kuasa  untuk menanggapi laporan tersebut.”Saudara AH (Abdul Hanan) sudah berikan kuasa ke kita. Jadi kita sudah mempersiapkan langkah-langkah hukum menanggapi laporan si pelapor ini,” tegasnya.

Yudi bersama tim pengacara lainnya akan melakukan pelaporan balik terhadap laporan yang dilayangkan oleh Raden Faozi dan pengacaranya juga. “Kita akan melakukan tindakan hukum dengan melaporkan pihak-pihak terkait atas tuduhan dan laporan terhadap AH adalah fitnah belaka,” sebut Wahidjan.

Dia mengatakan telah melakukan investigasi terhadap dugaan pernikahan antara Abdul Hanan dan Baiqiatussolihah. Dari hasil investigasi pada keluarga perempuan, pernikahan tersebut tidak pernah terjadi. Sehingga, pengacara menyimpulkan tuduhan tersebut adalah fitnah.”Kita dari tim juga sudah melakukan investigasi termasuk menemui keluarga si perempuan ini dan memang tidak pernah terjadi pernikahan antara AH dan si perempuan itu,” ungkapnya.

Sementara itu dalam kacamata seorang lawyer, Yudi melihat dan menduga ada upaya pembunuhan karakter terhadap Abdul Hanan, mengingat saat ini posisi Abdul Hanan Ketua Bawaslu Lombok Tengah.

“Unsur pencemaran nama baik dan pembunuhan karakter karena kita tidak bisa lepaskan bahwa hari ini AH adalah pejabat negara,” sebut dia.(jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Oknum Dosen di UNRAM Diduga Cabuli Mahasiswi

Read Next

Pandemi Korona, Harga Hewan Kurban Meroket

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *