Subhanallah, Mayat Bayi Ditemukan Penuh Luka

F MAKAMKAN

MAKAMKAN : jenazah bayi tak berdosa ini, saat dimakamkan warga Dusun Asmalang Desa Kalijaga Tengah, di TPU Tanak Bisa Dusun Asmalang, kemarin.

LOTIM – Penemuan mayat bayi tak berdosa dalam kondisi meninggal dunia, kembali terjadi di wilayah hukum Polres Lombok Timur (Lotim). Kemarin, temuan mayat bayi dalam kondisi mengenaskan dan tubuhnya penuh luka, terjadi di Sungai Kokok Daya Dusun Asmalang Desa Kalijaga Tengah Kecamatan Aikmel Lotim. Mayat pertama kali ditemukan warga Dusun Setempat, yang lewat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat hendak pergi ke sawahnya.

Sekitar pukul 08.00 Wita, Fahmi warga Dusun Asmalang Desa Kalijaga Tengah, saat itu dalam perjalanan menuju sawahnya dengan cara berjalan kaki, dan akan melintasi jembatan sungai Kokok Daya dusun setempat. Setiba di jembatan itu, sempat melihat mayat bayi mengapung ditengah-tengah sungai tersebut.

Awalnya, sosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki dan belum belum terpotong tali pusarnya itu, dikira sebuah boneka. Namun saksi lainnya yakni Tuti Alawiyah, juga melihatnya mengapung, meyakinkan Fahmi bahwa yang mengapung tersebut ialah mayat bayi, bukan boneka. Setelah merasa yakin bahwa yang mengapung itu mayat bayi, mereka langsung menghubungi Kepala Wilayah (Kawil) Asmalang.

Setelah Kawil tiba di TKP bersama warga lainnya, Kawil tersebut meminta salah satu warganya, turun ke sungai untuk mengangkat mayat tersebut menggunakan jaring. Polsek Aikmel yang mendapat informasi dari Kawil, langsung menuju TKP. Demikian juga tim Identifikasi Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lotim, datang melakukan olah TKP.

Plasenta masih yang ditemukan masih menyatu dengan ari-ari, langsung dipotong bidan desa setempat. Jenazah bayi itu, langsung dibawa ke Puskesmas Kalijaga. Hasil pemeriksaan luar dilakukan dr Ruhidatu Lailihas di Puskesmas Kalijaga, bayi berjenis kelamin laki-laki ini lahir dalam usia kandungan sekitar 6 bulan. Berat badannya 700 gram, panjang 28 cm, lingkar kepala 19 cm, lingkar dada 16 cm, dan lingkar lengan 2,5 cm.

Bayi tak berdosa yang tak dikehendaki kelahirannya dan diduga hasil hubungan gelap ini, diperkirakan lahir sekitar 6 jam sejak ditemukan warga. Dari tubuh jenazah bayi malang itu, ditemukan sejumlah luka memar serta lebam pada beberapa bagian tubuhnya. Diduga akibat terseret air sungai, berbenturan dengan benda yang ada di sepanjang aliran sungai.

Kapolsek Aikmel, IPDA I Made Sutama, kepada Radar Mandalika menyebutkan, setelah melalui proses identifikasi TKP dan visum di Puskesmas Kalijaga, mayat bayi itu dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanak Bisa Dusun Asmalang Desa Kalijaga Tengah. Penyidik unit Reskrim Polsek Aikmel, telah meminta keterangan sejumlah saksi yang ada. “Pelaku pembuangan masih dalam proses penyelidikan. Mudahan kasus ini cepat terungkap,” tegasnya.

Untuk diketahui, penemuan mayat bayi yang diduga hasil hubungan gelap, selama bulan September ini terjadi tiga kasus. Kasus pertama dan pelaku pembuangan berhasil terungkap dengan TKP Desa Sikur Selatan Kecamatan Sikur. Kasus kedua TKP Lapangan Udara (Lanud) Rambang Desa Surabaya Utara Kecamatan Sakra Timur. TKP ketiga penemuan mayat bayi bulan ini, kemarin di Dusun Asmalang Desa Kalijaga Tengah Kecamatan Aikmel Lotim. (fa’i/r3)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Aparat Amankan Pengendara Bawa Sabu

Read Next

Empat Paslon Bertarung di Mataram

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *