Sisi Lain Aktivitas Bhabinkamtibmas Desa Aik Mual

20210127 070204

IST/RADAR MANDALIKA MENGAJAR: Anggota Bhabinkamtibmas Desa Aik Mual saat mengajar ngaji anak-anak di desa binaan, kemarin.

Dari Asar Sampai Jelang Magrib jadi Guru Ngaji

Ada sisi menarik Bhabinkamtibmas Desa Aik Mual Polsek Praya, Aipda Edi Jarno. Dia meluangkan waktunya untuk menjadi guru ngaji pelajaran Iqro dan baca Alquran. Yang diajak anak-anak di TPQ Asma’ul Husna Dusun Darwis, Desa Aik Mual. Seperti apa ?

JAYADI- LOTENG

MASING-masing Bhabinkamtibmas di desa dan kelurahan  memiliki cara tersendiri dalam menjalankan tugas. Sama seperti dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Aik Mual Polsek Praya, Aipda Edi Jarno. Pria lahir 20- 01- 1981 ini, selain bertugas melayani dan menjaga kamtibmas agar tetap kondusif, tapi Bhabinkamtibmas satu ini juga nyambi sebagai guru ngaji  kepada anak-anak di TPQ Asma’ul Husna.

Rutinitas itu dilakukannya setiap hari setelah salat Ashar hingga waktu menjelang magrib. Hal ini dilakukannya untuk mengisi waktu anak-anak dengan pendidikan moral dan agama serta untuk mencegah terjadinya kekerasan dan pelecehan seksual di wilayah tersebut. Saking tulusnya, dia tak memungut biaya apapun sebagai guru ngaji.

Bahkan polisi yang tinggal di Jl. Suli No 14 BTN PEPABRI Lingkugan Tebero, Kelurahan Leneng ini dengan terampil mengajarkan ayat–ayat suci Alquran kepada anak–anak, walaupun sebelumnya ia tidak pernah dididik untuk menjadi seorang guru, namun dengan ketulusan, kasih sayang dan kesabarannya ia mampu  berbagi ilmu kepada anak-anak untuk belajar membaca Alquran.

“Mengajari anak membaca Alquran berarti mengajak anak untuk dekat kepada pedoman hidupnya. Dengan cara ini, saya berharap kelak ketika mereka anak –anak ini beranjak dewasa benar-benar dapat menjalani hidup sesuai dengan pedoman Alquran,” harap Edi.

Sebagi guru ngaji katanya, merupakan sebagai tantangan sendiri baginya. Bagaimana tidak, dalam memberikan pengajaran pastinya dia kerap menemui anak didik yang nakal, malas atau bahkan cengeng. Namun semua itu bisa diatasinya, bahkan dengan kesabaran mengajar, semua anak –anak sekarang sangat antusias untuk datang belajar ngaji.

“Dalam memberikan pelajaran, tentu kita harus bersabar,” tuturnya.

Polisi yang kerap dipanggil Aipda Edi ini mengatakan, pendidikan agama saat ini sangatlah penting bagi anak-anak, khususnya dalam membaca alquran.  Dengan harapan, pengetahuan dalam membaca Alquran nantinya dapat menjadi benteng bagi anak-anak dari pengaruh-pengaruh negatif zaman sekarang.

Polisi ini juga menyampaikan, bahwa jangan sampai salah memahami Alquran kemudian melakukan tindakan yang mengatasnamakan agama seperti, membunuh, mengebom, aksi terorisme dan paham paham radikalisme lainnya dan hal ini dapat terjadi bila kita salah memahami agama dengan benar.

“Dengan adanya kegiatan ini, akan tumbuh dan lahir generasi muda yang bukan cuma mahir membaca Alquran saja tetapi juga bisa memahami Alquran secara benar dan sesuai syariat Islam yang sesungguhnya,” tegasnya.

Sementara itu, Ps. Kapolsek Praya Iptu Majemuk mengapresiasi anggotanya yang mampu sebagai guru ngaji di Desa binaanya, sembari bertugas sebagai Bhabinkamtibmas.“Kami bangga punya anggota yang mengajari anak-anak mengaji, karena hingga saat ini masih jarang ditemukan ada anggota Polri yang memiliki kemampuan seperti yang dilakukan Aipda Edi Jarno,” ujar Majemuk. (*)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Disuntik Vaksin, Ingat Itu Belum Aman !

Read Next

Jabar-NTB Jalin Kerjasama di Sektor Peternakan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *