PRAYA – Sebanyak 161 warga binaan Rumah Tananan (Rutan) Praya akhirnya bisa sedikit bernapas lega. Sebab, mereka diusulkan untuk mendapat pengurangan masa tahanan atau remisi khusus Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Kepala Rutan Praya, Aris Sakuriadi mengungkapkan, resmisi khusus Idul Fitri tahun 2024 diusulkan untuk 161 warga binaan dari total jumlah 304 orang. Mereka yang diusulkan sudah memenuhi persyaratan substantif maupun persyaratan administratif.

“Sebanyak 44 mendapat 15 hari, 56 mendapat 1 bulan, 5 orang mendapat 1 bulan 15 hari, 2 orang mendapatkan 2 bulan. Ini remisi khusus pidana umum,” sebutnya.

“Remisi khusus pidana khusus 54 orang. Secara rinci 5 orang mendapat 15 hari, 45 mendapat 1 bulan dan 4 orang satu bulan 15 hari,” tambahnya.

Remisi bebas untuk tahun ini dikatakan tidak ada alias nihil, dikarenakan tidak ada yang memenuhi syarat.

Dari 161 warga binaan ini rata-rata kasus yang mendapatkan remisi tersebut variatif. Seperti kasus human trafiking, narkotika, kesusilaan, pembunuhan, penadahan dan narkoba dibawah 5 tahun.

“Untuk Pidsus narkotika diatas 5 tahun sebanyak 54 orang. Khusus pidana diatas semua yang 5 tahun termasuk yang korupsi,” ungkapnya.

Pengumuman untuk warga binaan yang mendapat remisi, katanya, akan diumumkan pada 1 Syawal, sesaat setelah dilaksanakan salat Idul Fitri. Akan digelar simbolis serimonial.

Dia menerangkan, alasan diberikan remisi ini karena berkelakuan baik secara substansi.

“Kapasitas Lapas kita ini 94-95, sementara isinya warga lapas 304. Ini bisa dikatakan melebihi kapasitas 300 persen, mengingat banyaknya di dominasi oleh kriminal umum,” ungkapnya. (tim)

100% LikesVS
0% Dislikes
Post Views : 124

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *