Remaja 17 Tahun di Lotim Nodai Dua Gadis Belia

F TANGKAP

LOTIM – Seorang remaja inisial, ZZ 17 tahun warga Dusun Lendang Bagik, Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur diduga telah meranggut keperawanan dua gadis belia. Namun sekarang, ZZ harus berurusan dengan aparat penegak hukum.

Selasa (28/7) lalu, Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Satreskrim Polres Lotim, memimpin anggotanya menangkap ZZ. ZZ diduga menyetubuhi korban. Kasus ini terungkap setelah dilaporkan pihak keluarga korban, dengan nomor LP/336/VII/YAN.2.5/2020/NTB/Res. Lotim (27/7) lalu dan LP/33&7/VII/YAN.2.5./2020/NTB/Res. Lotim.

Adapun dua korban anak bawah umur itu warga Desa Lendang Nangka dan Desa Danger, Kecamatan Masbagik. Keduanya mendapat kekerasan seksual, dalam waktu dan Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbeda.

Modus ZZ melampiaskan nafsu bejatnya pada korban warga Desa Danger ketika itu orang tua korban kerja. Korban dibawa keluar oleh pelaku, sementara semalaman korban tidak pulang juga. Orang tua yang mencari dan menelpon nomor ponsel tidak aktif. Keesok harinya (23/7), sekitar pukul 17.00 Wita, terduga pelaku mengantar korban pulang ke rumahnya.

Setelah mendengarkan pengakuan korban, orang tua pun Jumat (24/7) lalu, melaporkan kasus ini ke Polres Lotim.

Adapun kronologis kejadian, orang tua korban ketika itu (23/7) sekitar pukul 20.00 Wita, sedang berada di rumah terduga pelaku. Tiba-tiba, mendapat telepon korban sambil menangis, memberitahukan perbuatan apa yang menimpanya yang dilakukan ZZ.

Dalam penuturan korban, korban diajak jalan-jalan dan dijemput menggunakan sepeda motor. Setelah itu, pelaku mengajak korban ke rumah temannya. Setiba di rumah itu, langsung diajak masuk ke dalam rumah. Begitu masuk ke kamar, teman pelaku tiba-tiba menutup pintu kamar dari luar. Ketika korban akan berteriak, tiba-tiba pelaku menarik tangannya sembari melontarkan ancaman mengatakan, “kalau kamu teriak, saya akan bunuh kamu”.

Karena dalam posisi ancaman, korban pun diam tidak berani teriak. Di sana korban pun berhasil digasak pelaku. Bukan sekali pelaku menyetubuhi korban, tapi dari penuturan korban sampai empat kali disetubuhi ZZ.

Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan dan dikuatkan dengan alat bukti yang ada, tim Unit PPA Satreskrim Polres Lotim, turun melakukan penangkapan ZZ di rumahnya. Penangkapan itu, tanpa ada perlawanan.

Kapolres Lotim, melalui Kasubbag Humas, IPTU Lalu Jaharudin mengatakan, kasus dugaan kekerasan seksual dan pencabulan itu, dalam proses penyidikan Unit PPA. Selain mengamankan terduga pelaku, juga mengamankan sejumlah barang bukti.

“Terduga pelaku terancam dijerat pasal 81 junto pasal 76D dan atau pasal 82 junto pasal 76E Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2014, perubahan Undang-Undang RI nomor 23 tahun 2002, tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman 15 tahun penjara,” katanya. (fa’i/r3)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Komisi IV DPRD Loteng Tampung Usulan Karang Taruna

Read Next

Pathul-Nursiah Dapat Tiket Tambahan dari Berkarya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *