banner 300x600

Polisi Pastikan Mayat Tanpa Identitas Korban Pembunuhan

  • Bagikan
WhatsApp Image 2020 02 06 at 11.30.41
IST/RADARMANDALIKA.ID TEWAS: Anggota Bhabinsa saat mengevakuasi jasad korban tanpa identitas, Rabu malam.

LOBAR—Polres Lombok Barat (Lobar) memastikan jika mayat yang ditemukan di tebing Dusun Loco Desa Senggigi (Atas Cafe Alberto) korban pembunuhan. Pasalnya, dari hasil otopsi ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik di sekujur tubuh korban.

“Korban ini meninggal dengan tidak wajar. Artinya karena adanya tindakan penganiyayaan sehingga menyebabkan korban meninggal,” ungkap Kapolres Lobar, AKBP Bagus Satriyo Wibowo saat konfresnsi pers di Mapolsek Senggigi, tadi malam.

banner 300x600

Bagus menyampaikan, dimana saja tenda kekerasan atau luka yang ditemukan tersebut. Diantaranya luka dibagian wajah, beberapa gigi yang patah dan diguga akibat benturan benda tumpul. Kemudian ditemukan beberapa ikatan dalam tubuh korban.

“Ikatan ini ada dibagian leher, pinggang dan kaki. Dan dari penilaian dokter yang melakukan otopsi diduga korban meninggal karena kehabisan nafas,” bebernya.

Selain itu ada dugaan indikasi campuran semen dalam tubuh korban. Namun pihaknya belum bisa memastikan campuran semen itu seperti apa. Namun Korban diperkirakan sudah meninggal sekita tiga hari yang lalu. Diperkirakan korban berusia 20 tahun. Meski demikian pihaknya belum bisa memastikan identitas korban. Sebab tim otopsi masih melakukan pengecekan ciri khas dari korban yang dapat mengumkankan identitas korban. Namun saat ditemukan korban dalam keadaan telanjang dada dan hanya mengenakan celana pendek.

“Kita masih melakukan pendalaman untuk mengetahui fisik korban, ciri-ciri fisik korban yang dimaksud,” jelasnya.

Menyusul telah banyaknya beredar fotoseorang perempuan dimedia sosial yang diduga identitas korban. Bagus menegaskan jika hingga saat ini belum bisa dipastikan jika itu merupakan korban. Meski demikian ia mengakui ada beberapa laporan orang hilang yang masuk kepada pihaknya. Hanya itu belum bisa dipastikan indikasinya mengarah kepada ciri-ciri korban.

Pihaknya pun siap memfasilitasi masyarakat yang ingin mengkrocek apakah anggota keluarga yang hilang sesuai atau tidak dengan korban.

“Masyarakat-masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya, selain kita memberikan informasi yang cukup akurat terkait fisik korban. Ketiaka ada warga ingin melihat secara langsung fisik korban akan kami fasilitasi,” imbaunya.

Sejauh ini pihaknya masih melakukan pedalaman dan pengembangan atas dugaan pembuhan tersebut. Sejumlah saksi pun sudah dimintai keterangan. Termasuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan beberapa barang bukti. (win)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *