Persoalkan Lapak, GARUDA Datangi Kantor Indomarco

PRAYA – Lapak yang disewakan oleh pihak Indomaret dipersoalkan sejumlah pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat (LSM) Gerakan Advokasi Rakyat Untuk Demokrasi dan Kemanusiaan (GARUDA) di Lombok Tengah. Mereka pun langsung mendatangi kantor cabang Indomaret yang berada di sekitar jalur bypass Batujai, Kamis kemarin.

Ketua LSM GARUDA, M Zaini mempertanyakan terkait penyewaan lapak depan otlet Indomaret. Mereka juga mempersoalkan jika ini dibiarkan akan mengganggu lahan parkir yang ada.

Untuk itu, pihaknya meminta ketegasan pihak Indomarco terkait penertiban baik lapak yang dipersewakan, mengingat semua juga harus sesuai aturan sehingga masyarakat atau pengunjung tidak dirugikan.

“Terkadang pada label harga di rak yang berbeda dengan scan harga saat di kasir, kemudian pada gerai lainnya sering ditemukan ketimpangan harga membuat kita semakin curiga,” tegasnya.

Massa hearing lainnya, Ibnu Hajar juga menyoroti keberadaan otlet indomaret yang mana tahun 2021 sudah sekitar 18.000 gerai seluruh Indonesia. menurutnya, ini akan menjadi masalah kalau terus menerus bertambah. Dia yakin ini bisa membunuh ekonomi masyarakat kecil.
Ibnu juga meminta ke depan indomaret harus mengakomodir produk UKM. Tidak seperti saat ini, produk UKM tidak bisa diterima. “Tolong perhatikan ini,” pintanya.

Sementara, Lesen Indomarko Lombok Yadi yang menerima massa hearing menegaskan, pihaknya akan melakukan evaluasi untuk itu kemudian pihaknya berjanji akan mengakomodir produk UKM namun dengan melalui dinas dan seleksi supaya barang lokal sudah teruji secara klinis.
“Soal lahan parkir kami sudah setor setiap tahun kepada Pemda, artinya parkir di areal gerai kami gratis,” tegasnya.

Kemudian, kalaupun ada oknum pegawainya yang melakukan permainan harga barang, pihaknya akan melakukan evaluasi bahkan bisa juga mengarah kepada pemberian sanksi.”Kalau betul ada pasti kami akan sanksi,” tegasnya lagi.(tim)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Kejari Loteng Tegaskan Tidak Ada Penggeledahan di RSUD Praya

Read Next

Usai Diperiksa Langsung Ditahan, Kerugian 600 Juta

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *