LOBAR—Penjabat (Pj) Bupati Lombok Barat (Lobar) H Ilham memastikan Pemda Lobar akan menanggung seluruh biaya perawatan dua warga Montong, Desa Meninting Kecamatan Batulayar yang menjadi korban keributan yang terjadi di Montong, Jumat (10/5) malam. Kedua korban saat ini masih dirawat di RSUD Kota Mataram.

“Pemda Lobar yang akan mengambil alih tanggungjawab pembiayaan dua korban di RS. Jadi kami langsung mengambil alih tanggungjawab pembiayaan RS. Agar pihak keluarga tidak berfikir bagaimana mencari uang untuk pengobatan,” terang Pj Bupati H Ilham yang dikonfirmasi di Pendoponya, Sabtu (11/5).

Pagi itu ia bersama PJ Sekda sudah langsung mengunjungi lokasi kejadian serta menjenguk dua korban di Rumah Sakit. Termasuk bertemu dengan Wakil Direktur RS Mataram untuk menyampaikam langsung seluruh biaya perawatan kedua korban ditanggung Pemda Lobar.
“biar tanggungan tidak dibebankan ke keluarga korban,” ucapnya.

Menurutnya Pemda Lobar bersama Pihak Polres Lobar sudah melakukan musyawarah dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda di Montong termasuk dengan pihak keluarga korban. Terdapat beberapa point hasil musyawarah atas dugaan kasus penyerangan tersebut.

Selain biaya kedua korban menjadi tanggungjawab Pemda Lobar. Ilham juga mengimbau masyarakat baik warga maupun pemuda Montong tidak bereaksi yang sama atas kejadian tersebut.

Apalagi sampai melakukan balasan. Sebab kini kasus itu sedang dalam penanganan serius pihak aparat kepolisian.

“Mereka setuju dan meminta kami untuk mengatensi serius agar tidak terjadi kekecewaan baru,” terangnya.

Selain itu Ilham menyampaikan permohonan pihak keluarga kedua korban agar masyarakat yang mengupload video kejadian dan kondisi korban saat kejadian untuk men take down di media sosial. Agar tidak muncul trauma atau rasa dendam di kemudian hari.

Pria berkacamata itu mengaku sangat kaget dengan kejadian tersebut. Bahkan ia baru mengetahui kejadian itu saat pagi hari. Karena ini adalah hal yang tidak biasa di Lobar dan menjadi atensi serius.

“Nanti saya akan langsung rapat dengan Forkopimda dan membahas ini juga keamanan lainnya,” bebernya.

Tak sampai situ Ilham sudah menghubungi Sekda Lombok Tengah (Loteng) atas permasalahan ini. Pihaknya mengharapkan Pemda Loteng menyampaikan kepada masyarakat di Loteng, tidak ada lagi gerakan-gerakan yang mengarah kepada kejadian itu.

“Sekda Loteng sudah turun menyampaikan melalui kades masing-masing,” jelasnya. (win)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 144

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *