Pasar ACC Ampenan Jadi Atensi

F AA Proyek 1 scaled

RAZAK/RADAR MANDALIKA DALAM PROSES: Seorang warga melintas di halama Pasar ACC Ampenan yang tengah direvitalisasi.

Rekanan Dituntut Kerja Siang-Malam

MATARAM – Sejumlah proyek fisik di Kota Mataram, masih dalam proses pengerjaan. Pihak rekanan diminta untuk mengebut pengerjaan proyek agar jangan sampai molor. Mengingat batas waktu yang dibutuhkan cukup mepet jelang akhir tahun. Belum lagi dengan cuaca sekarang yang memasuki musim hujan.

Adapun diantara proyek yang tengah dikerjakan dengan anggaran miliran. Seperti, pembangunan lapak atau kios kuliner di wisata Taman Loang Baloq, Pasar ACC Ampenan, dan gedung Mataram Craft Center (MCC) di Kawasan Sekarbela.

Asisten II Setda Kota Mataram, H Mahmuddin Tura mengungkapkan, pengerjaan proyek Pasar ACC Ampenan jadi atensi. Dari sejumlah proyek yang ada tersebut. Lantaran pengerjaan proyek konstruksi fisk Pasar ACC pada bagian atap. Itu artinya, pekerjaan dominan yaitu membongkar atap.

“Kalu MCC hanya perbaikan dan tidak membongkar atap. Pasar ACC ini karena membongkar atap apalagi musim hujan. ACC aja yang agak rawan. Artinya, walaupun orang mau bekerja kalau hujan. Tapi kan ada pekerjaan-pekerjaan lain dari luar atap,” ujar dia, belum lama ini.

Seperti diketahui, proyek Pasar ACC Ampenan ditangani Dinas Perdagangan Kota Mataram. Pemenang tender dimenangkan CV Aneka Cipta dengan nilai kontrak Rp 1 miliar lebih. Anggaran bersumber dari dana Tugas Pembantuan (TP) APBN 2020. Pantauan di lapangan, saat ini masih dalam proses pemasangan atap.

Sementara, proyek bangunan kios kuliner di Taman Loang Baloq dan MCC di Kawasan Sekarbela, anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2020. Masing-masing untuk kios kuliner ditangani Dinas Pariwisata dan MCC ditangani Dinas Koperasi Perindustrian dan Usaha Kecil Mikro (UKM) Kota Mataram.

Pemenang tender proyek kios kuliner di Taman Loang Baloq dimenangkan CV Filar Mandiri. Dengan nilai kontrak Rp 1,6 miliar lebih. Jumlah kios yang dibangun sebanyak 25 unit. Progres pengerjaan sudah lebih dari 40 persen. Sementara, tender pengerjaan proyek MCC dimenangkan CV Cemerlang Membangun. Dengan nilai kontrak Rp 1 miliar lebih.

Disinggung keseluruhan progres pengerjaan proyek. Mahmuddin mengatakan, saat ini progresnya rata-rata ada 50 persen dan 40 persen. “Variasi lah. Kalau kita melihatnya secara umum. Kalaupun ada diviasi tapi kecil,” ujar mantan Kepala Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram itu.

Upaya agar semua pengerjaan proyek baik Pasar ACC Ampenan, MCC, dan kios kuliner di Taman Loang Baloq, bisa selesai tepat waktu alias tidak molor. Mahmuddin menekankan pihak rekanan untuk melakukan pengerjaan dengan sistem shift. “Atau kerja siang-malam,” cetus dia.

Penekan tersebut bukan tanpa alasan. Kata Mahmuddin, karena waktu yang dibutuhkan untuk pengerjaan proyek sangat terbatas. Mengingat ada cuti bersama pada 22 Desember 2020. Sementara, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram memberikan kesempatan kepada OPD untuk pengajuan termin sampai batas waktu pertengahan Desember.

“Bukan hanya (proyek) DAK, namun secara umum. Pengajuan termin maksimal tanggal 15 Desember. Dan, diupayakan cair sebelum tanggal 22 Desember. Kalau kontraknya (proyek) melebihi tanggal 22 Desember, ya dibuat Bank Garansi,” terang dia. (zak)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Langkah Optimalkan Potensi Desa

Read Next

Penetapan Raperda RTRW Ditunda

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *