KLU – Pengusaha tambak udang UD Mumbul Sari Aqua Culture dan CV Mulia Berkat Arlindo, Hj. Aryani Rahmawati menyalurkan bantuan paket sembako bagi penyandang disabilitas yang ada di Kabupaten Lombok Utara (KLU), Selasa (27/6/2023).

Bantuan tersebut disalurkan melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Bina Mulia, yang diterima langsung oleh para penyandang disabilitas yang ada di Kecamatan Tanjung.

Owner UD Mumbul Sari Aqua Culture dan CV Mulia Berkat Arlindo, Hj. Aryani Rahmawati menyampaikan bantuan paket sembako yang diberikan tersebut bagian dari kewajiban perusahaan untuk menyaluran zakat dan sedekah yang rutin setiap kali panen. Tidak saja dalam bentuk paket sembako namun pemilik usaha tambak udang ini juga memberikan bantuan berupa pakaian rompi bagi lembaga disabilitas PPDI.

Dua perusahaan tambak ini pun berencana untuk memberikan pemberdayaan kepada penyandang disabilitas untuk mengasah kemampuan agar lebih mandiri dan berkreatifitas.

“Kami punya dana CSR yang tetap kami salurkan di wilayah sekitar tambak yakni di Bayan, dan untuk zakat dan sodakah ini kami salurkan untuk semua wilayah Lombok Utara, Alhamdulillah ini bagian dari kewajiban kami untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat KLU dan hari ini kelompok Disabilitas dapat kami sentuh,” bebernya.

IMG 20230628 WA0001
Owner UD Mumbul Sari Aqua Culture dan CV Mulia Berkat Arlindo, Hj. Aryani Rahmawati (empat dari kanan) berfoto bersama usai memberikan bantuan paket sembako kepada penyandang disabilitas di KLU, belum lama ini. (Ahmad Rohadi/Radar Mandalika)

Untuk zakat dan sodakah ini jelasnya ada beberapa kelompok yang menjadi perhatian, diantaranya kelompok fakir miskin, penyandang disabilitas, anak yatim piatu serta kelompok janda.

“Penyaluran paket sembako kami salurkan setiap kali panen atau empat bulan sekali sebanyak 1.000 paket, disamping itu juga ada beberapa paket sembako tambahan diluar itu kami tetap siapkan,” ungkapnya.

Dengan disasarnya kelompok disabilitas saat ini jelasnya, bagian dari upaya memberikan kontribusi yang nyata dan juga karena melihat kelompok disabilitas yang ada jumlahnya sangat cukup banyak di Lombok Utara.

“Mereka tentu membutuhkan perhatian semua pihak,” katanya.

“Kedepan kita ingin memberikan pelatihan ke mereka untuk mengasah ketrampilan yang dimiliki sehingga mereka bisa hidup mandiri,” katanya lagi.

Sementara itu, salah satu penyandang disabilitas Helmi menyampaikan rasa syukur dan terimakasih atas perhatian dari perusahan UD Mumbul Sari Aqua Culture dan CV Mulia Berkat Arlindo.

“Kami sangat bersyukur, semoga kebaikan ini ke depan tetap terjalin dengan baik,” ucapnya.

Pria yang juga ketua Pertuni Lombok Utara itu menilai kelompok difabel Lombok Utara yang jumlahnya mencapai 1500 lebih itu sebutnya tentu dibalik keterbatasan juga memiliki kemampuan skill, yang diharapkannya penting menjadi perhatian pemerintah atau pihak terkait guna memberikan pemberdayaan.

“Kami butuh motivasi bagaimana kemampuan dan skill kami bisa berkembang, dan kami sangat bersyukur adanya perusahan seperti ini memberikan perhatian kearah itu ke depan,” cetusnya.(dhe)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 1590

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *