IST/RADARMANDALIKA.ID PELATIHAN: Latihan kaderisasi Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU) dan Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Lombok Tengah di PK Nurul Ijtihat NU Lenser Desa Kuta, Sabtu (8/10).

PRAYA – Kegiatan Masa Kesetiaan Kader (Makesta) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Pujut melibatkan beberapa sekolah. 

Pembina Pengurus Cabang Ikatan Pemuda Nahdatul Ulama (PC IPNU) Lombok Tengah (Loteng), Lalu Edy Hartono mengungkapkan, kegiatan Makesta IPNU dan IPPNU PK Nurul Ijtihat NU Lenser Kuta Mandalika ini merupakan kegiatan kaderisasi paling dasar dalam banom NU di tingkat pondok pesantren. Dari jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 117 siswa, yang berasal dari sekolah negeri dan pondok pesantren. Diantaranya, dari MAN 3 Loteng, SMAN 1 Pujut, SMAN 2 Pujut, SMKN Pujut, Ponpes Nurul Huda Dangah Pandan Indah, Ponpes Nurussalam Reak dan Ponpes Nurul Ijtihat NU Lenser. 

Edy juga mengatakan kegiatan ini sebagai dasar untuk mendapatkan pengalaman para siswa dan santri dalam berorganisasi, meningkatkan wawasan yang lebih luas dan kreatif. Mengingat, latihan kaderisasi ini sebagai modal melanjutkan kaderisasi ditingkat NU ke yang berikutnya, yakni latihan Lakmud yang kemudian nanti dilaksanakan Pengurus Kabupaten dan Lakut dilaksanakan pengurus provinsi. 

“Ini merupakan latihan wajib untuk semua kaderisasi dasar siswa dan santri NU,” tegasnya. 

“Kegiatan ini dilaksanakan satu kali setahun, tergantung kebutuhan, dan kegiatan serupa sudah 3 kali dilaksanakan. Bahkan pelatihan MC kita juga gelar mengundang protokoler pemda sebagai pemateri. Untuk menyuapkan bakat muda para pemain protokoler dari kalangan santri,” tandasnya.

Ditambahkan Ketua IPNU Loteng, Muhammad Efendy, kegiatan Makesta ini, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, mengingat kondisi pembatasan keramaian. Hal ini patut diapresiasi Pimpinan Cabang, mengingat dalam sebelum-sebelumnya tidak pernah sampai 50 orang peserta dalam setiap pelaksanaannya, dan saat ini sudah mencapai 100 lebih khusus di komisariat ini. 

“Dan yang menarik, yakni di PK Lenser ini ia mewajibkan semua santrinya ikut Makesta. Hal ini sebagai wujud loyalitas dan kepatuhan organisasi sesuai dengan instruksi dari PBNU yang memang mewajibkan supaya santri harus menjadi anggota NU,” jelasnya. 

Saat ini, lanjut Fendy, keanggotaan IPNU di Loteng sejumlah 3000 orang lebih. Dimana setiap tahunnya menggelar kaderisasi, dalam perbulannya menggelar latihan sampai dengan 10 kali, dimana dengan kegiatan yang terpusat di tiap-tiap Komisariat di 60 komisariat yang ada. Di PAC yang baru terbentuk sebanyak 5 PAC di 12 kecamatan di Kabupaten Lombok Tengah. 

“Intinya, tujuan IPNU dan IPPNU dalam kaderisasi ini yakni membentuk pemuda pemudi berilmu yang dekat dengan masyarakat umum. Kaderisasi ini diharapkan dapat membentuk kader NU yang intelektual, berwawasan tinggi dan berahlakul karimah,” tutupnya. (tim)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 586

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *