JHONI SUTANGGA/RADAR MANDALIKA Mori Hanafi

MATARAM – Tragedi Kanjuruhan Malang yang menyebabkan 129 orang meninggal dunia berdampak pada giat olahraga di seluruh daerah termasuk di NTB. Persatuan Sepak Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Pusat  memutuskan semua liga di daerah dihentikan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

 

Ketus Asprov PSSI NTB, Mori Hanafi mengatakan sesuai arahan Sekretaris Jenderal PSSI, Komite Eksekutif Asprov PSSI NTB telah

melaksanakan rapat dan memutuskan sejumlah hal diantaranya Menunda pelaksanaan Liga 3 Bank NTB Syariah sampai batas waktu yang tidak

ditentukan dan menunggu keputusan Pemerintah dan PSSI.

 

“Ini menyikapi permasalahan sepakbola Indonesia khsususnya kejadian di Stadion Kanjuruhan Malang,” terang Mori, kemarin.

 

Sementara itu hasil pertandingan babak delapan besar yang telah berlangsung pada group F tetap berlaku dan akan dilanjutkan setelah ada keputusan pemerintah dan petunjuk dari PSSI pusat. Dikatakannya, Klub yang saat ini sedang berada di Mataram (Group E) yaitu Persidom Dompu dan Panser FC serta klub yang berada di Bima (Group F) yaitu PS. Mataram, PS. Bima Sakti dan Lebah FC dipersilahkan kembali ke daerah masing-masing. Sementara itu untuk mengisi kekosongan waktu, Asprov PSSI NTB membuka layanan pendaftaran untuk Piala Soeratin U17, U15, U13 dan Piala Pertiwi yang akan dibuka pada minggu kedua bulan Oktober 2022.

 

“Surat pemberitahuannya nanti menyusul,” katanya.

 

Namun demikian, pelaksanaan Piala Soeratin U17, U15, U13 dan Piala Pertiwi juga menunggu keputusan Pemerintah dan PSSI.(jho)

 

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 290

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *