Komisi III DPRD Loteng Perjuangkan Kelanjutan Perbaikan Jalan

f andi

Andi Mardan

PRAYA – Ketua Komisi III DPRD Lombok Tengah, Andi Mardan mengaku akan tetap memperjuangkan agar ada anggaran di perubahan untuk kelanjutan perbaikan infrastruktur jalan kabupaten.

Lebih-lebih saat ini masih berlangsung  pembahasan terkait anggaran perubahan 2020, nantinya akan ada pembahasan dari masing-masing komisi untuk membahas soal RKA. Baru nanti dilanjutkan masuk ke nota keuangan.

“Jadi saat ini masih belum muncul item untuk dianggarkan, kita sedang singkronisasikan anggaran dari dewan maupun pokir,” ungkapnya, kemarin pada Radar Mandalika.

Andi menegaskan, saat ini jangan berpikir bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sudah nyata ada, kemudian dengan sangat mudahnya beberapa pihak menempatkan anggaran tersebut ke masing-masing pos item yang mereka inginkan.

 “Ini hanya asumsi pendapatan yang akan kita dapat tahun ini, kalau seandainya pendapatan kita nantinya berkurang, maka otomatis belanja juga berkurang,” bebernya.

“Sama dengan retribusi contohnya. Banyak yang berasumsi semisal retribusi tahun ini dapat 200 M, nyatanya yang masuk cuma 60 M, kan bahaya kalau begini prinsip cara pengelolaan anggaran kita,” tambahnya.

Terkait pembangunan infrastruktur jalan dimasa pandemi. Komisi III menegaskan sangat memungkinkan pembangunan di daerah bisa berjalan. Contohnya, saat ini ada beberapa ruas jalan yang saat ini belum terselesaikan, dan akan coba dilanjutkan. Kalau merujuk pada SK 2012 tentang penetapan jalan, wilayah sendiri masih memiliki sisa 300 kilo lebih, kemudian SK 2017 ada sisa 800 kilo lebih dan saat ini sudah dirampungkan sebanyak enam ruas. Kemudian ada sisa 39 ruas jalan yang saat ini sudah dikerjakan separuh dan ada juga yang belum sama sekali.

Saat ditanyakan berapa titik jalan yang sedang berjalan dan belum sama sekali? Politisi Demokrat ini mengaku lupa angkanya. Namun, yang jelas ada 33 ruas jalan prioritas dalam rujukannya di rencana Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Kalau dilihat lagi dengan kondisi pandemi saat ini, keuangan daerah akan kembali memburuk seperti tahun 2014-2015 dulu. Untuk memulihkan kembali anggaran cukup berat dan pihaknya juga tidak bisa menjamin bahwa tiga tahun lagi target yang ada saat ini bisa rampung.

 “Sebenarnya kalau tidak ada pandemi, tahun 2022 semua target sudah selesai. Harapannya, semoga seluruh ruas yang sudah dikerjakan separuh, harus bisa dituntaskan dengan sisa anggaran yang ada, baik dari perubahan maupun di murni 2021,” tutupnya. (buy)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Hj. Niken Buka Pagelaran Musik Islami di Taman Budaya

Read Next

Masrun-Aksar Klaim Tuntaskan PKS-PKB

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *