Kawanan Begal Sadis di Lobar Diringkus Polisi

F BEGAL

WINDY DHARMA/RADAR MANDALIK AMANKAN: Para pelaku begal digelandang aparat Kepolisian ke sel tahanan di Mapolres Lobar, kemarin.

LOBAR—Empat orang kawanan begal sadis diringkus Polres Lombok Barat (Lobar). Sebelumnya kawanan ini melakukan aksi sadisnya di kawasan Pemalikan Desa Batu Putih Kecamatan Sekotong 4 Mei lalu. Bahkan satu korbannya dibunuh dengan cara dipukul mengunakan balok kayu.

Para pelaku begal diringkus pada 9 Mei lalu oleh Satreskrim Polres Lobar, setelah melakukan penyelidikan dari informasi yang diperoleh. Para pelaku itu sebagian besar berasal dari kawasan sekitar kejadian. Diantaranya SA dan SU warga Desa Pemalikan Kecamatan Praya Barat Loteng. Kemudian NU Warga Desa Batu Putih dan AS warga Gerung. “Pelaku berjumlah 4 orang, dan satu tersangka lain yang kita amankan yaitu penadah barang curian,” jelas Kapolres Lobar, AKBP Bagus S Wibowo yang didampingi Kasat Reskrim Polres Lobar, AKP Dhafid Shoddi di Mapolres Lobar, kemarin.

Modus para tersangka ini terbilang terencana. Sebab sebelum beraksi, para tersangka berkumpul membahas aksi yang akan dilakukan. Termasuk menentukan lokasi mencegat korbannya. Saat kejadian itu para pelaku menghentikan korbannya yang mengendarai sepeda motor. Korban pun dipukul mengunakan balok kayu hingga tersungkur.

“Korban meninggal dunia, dan dibiarkan di pinggir jalan. Kendaraan korban diambil dan dibawa lari,” bebernya.

Penangkapan para pelaku itu diawali diringkusnya tersangka SA dan SU yang merupakan mertua dan menantu di kediamannya. Dari informasi kedua tersangka itu diketahui keberadaan para pelaku lain yang langsung diamankan. Selanjutnya tim bergerak menuju lokasi tersangka NU yang bersembunyi di sebuah gubuk wilayah pegunungan Desa Kabul Praya Barat Loteng. Tersangka NU terpaksa dihadiahi timah panas di kakinya karena berusaha melarikan diri saat diminta menunjukkan lokasi balok kayu yang dipergunakan memukul korban.

Setelah itu tersangka AS diamankan disekitar Pelabuhan Lembar. Saat diminta menunjukkan persembunyian sepeda motor curiannya, AS juga berusaha kabur. Hingga dihadiahi tembakan di kakinya. “Kita masih melakukan pengembangan terhadap pelaku ini, apakah melakukan tindak pidana lain yang ada di wilayah hukum Polres Lobar,” terangnya.

Terhadap para pelaku dijerat dengan pasal pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 KUHP ayat (2) ke-1 dan ke-2, Ayat (3) dan Ayat (4) KUHP dengan ancaman hukuman pidana mati atau seumur hidup. (win)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Tahanan PDP Covid-19 yang Kabur Dibekuk

Read Next

Wagub Turun Keliling Bagikan Masker

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *