Jokowi Dijadwalkan Akan Resmikan Bypass BIL-Mandalika

F bypass 1

FOTO DIKI WAHYUDI/RADAR MANDALIKA DIKEBUT: Sejumlah dum truck terlihat lalu lalang membawa material di proyek bypass BIL-Mandalika.

PRAYA – Progres proyek pembangunan ruas jalan Bypass BIL – Mandalika sudah di atas 90 persen, diperkirakan pembangunan akan tuntas akhir September 2021. Sementara, bypass baru ini direncanakan akan diresmikan langsung Presiden Joko Widodo, Oktober mendatang.
“Kita cek dan tinjau ke lapangan, progressnya cukup baik ya. Rata-rata di atas 90 persen dan dari rekanan yang ada InshaAllah ini bisa selesai pada akhir September,” terang Kepala Dinas PUPR Provinsi NTB, H.Ridwan Syah, Kamis kemarin.

Ridwan Syah mengatakan, pembangunan bypass sepanjang 17,3 Km tersebut akan meningkatkan jaringan jalan pada destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) Mandalika-Lombok sekaligus mendukung konektivitas sirkuit MotoGP yang juga dibangun di kawasan Mandalika.

“Kalau selama ini kita lewat jalan lama melalui Sengkol butuh waktu 40 menit sampai 1 jam untuk ke kawasan Mandalika. Tapi dengan Bypass BIL Mandalika maka akan lebih cepat hanya berkisar 15 sampai 20 menit untuk sampai ke Sirkuit Mandalika,” katanya.

Ridwan memaparkan, layout Bypass BIL-Mandalika juga bagus dengan lebar jalan 50 meter, 4 lajur yang dilengkapi trotoar dan median. Di beberapa titik juga dilengkapi jembatan, overpass, dan jembatan penyeberangan orang untuk memfasilitasi permukiman di sekitar.

Menurut Ridwan, dengan melihat progress yang baik ini pihaknya optimistis bahwa infrastruktur jalan Bypass BIL-Mandalika akan sangat siap menyambut gelaran World Superbike (WSBK) yang rencananya akan digelar di sirkuit Mandalika pada November 2021 mendatang.

“Selain siap untuk WSBK dan MotoGP, tentunya Bypass BIL-Mandalika ini membuat infrastruktur penunjang KSPN kita di NTB makin andal,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPJN NTB, Reiza Setiawan menjelaskan, pembangunan jalan Bypass BIL– Mandalika terdiri dari 3 paket pekerjaan yakni, paket I sepanjang 4,3 km (STA 0+00-STA 4+30) dengan kontraktor PT Nindya Karya-Bumi Agung (KSO).
Kemudian Paket 2 sepanjang 9,70 km (STA 4+30-STA 14+00) kontraktornya PT Adhi Karya – PT Metro Lestari Utama (KSO), dan Paket 3 sepanjang 3,38 km (STA 14+00-STA 17+36), kontraktornya PT Yasa Patria Perkasa.
“Keseluruhan paket rata-rata progresnya sudah mencapai 90 persen lebih,” bebernya.

Dijelaskannya, pembangunan Bypass BIL– Mandalika bersumber dari APBN 2020-2021 dengan nilai total sekitar Rp 814 Miliar. “Untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas, pembangunan Bypass BIL-Mandalika juga dilengkapi overpass di 11 lokasi, 2 jembatan, dan 3 jembatan penyeberangan orang,” ujarnya.(rif/rls)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Peringatan Bagi Pedagang “Nakal”, Kalau Bandel Akan Digaruk Pol PP

Read Next

Zul-Rohmi Berhasil Wujudkan Industrialisasi di NTB

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *