Gempar, Mayat Bayi Ditemukan Membusuk di Bendungan Batujai

f orok 1

PRAYA— Warga Dusun Jomang, Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat, digegerkan dengan penemuan mayat bayi di saluran irigasi Bendungan Batujai, kemarin.

Bayi jenis kelamin laki —laki tersebut sudah membusuk serta dalam kondisi rusak atau tidak utuh lagi.  Sehingga, mengeluarkan aroma yang tidak sedap bagi lingkungan sekitar.  

Penemuan mayat dengan bagian tubuh jari kaki dan jari tangan sudah berbentuk sempurna dan masih terdapat tali pusar tersebut bikin heboh warga. Karena warga sekitar yang mendapatkan informasi tersebut langsung berhamburan untuk melihatnya. Diperkirakan bayi sengaja dibuang karena merupakan hasil hubungan gelap.

Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Priyo Suhartono membenarkan membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya, yang menerima laporan, langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi pada orok bayi itu.

 “Kami sudah melakukan evakuasi pada orok bayi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya, kemarin.

Ia mengungkapkan, penemuan mayat bayi terjadi sekitar pukul 14.00 Wita, kemarin.   Dimana mayat bayi tersebut ini ditemukan pertama kali  oleh dua warga Dusun Karang Puntik Desa Penujak Kecamatan Praya Barat yang sedang memancing ikan di Bendungan Batujai.

Namun saat tengah memancing, tiba — tiba mereka mencium bau  yang sangat menyengat tersebut.  Sehingga, karena rasa penasaran, akhirnya mereka langsung mencari sumber bau  tersebut dan menemukan sosok benda yang menyerupai orok bayi tergeletak di pematang saluran  irigasi dengan kondisi rusak.

Melihat adanya mayat orok itu, mereka selanjutnya sepakat untuk menghubungi Kadus Karang Puntik, Desa Penujak. Kemudian Kadus Karang Puntik Langsung menghubungi Pihak Kepolsian Sektor Praya Barat.

Sekitar pukul 14.40 Wita Gabungan Piket Fungsi Polsek Praya Barat yang terdiri dari Unit Reskrim, Unit Intelkam dan Unit Sabhara langsung mendatangi TKP dan langsung melakukan evakuasi dan  pengecekan pada TKP.

“Setelah dievakuasi orok bayi itu dibawa RSUD Praya dengan menggunakan mobil Polsek Praya Barat  guna dilakukan pemeriksaan medis,” jelasnya.

Ia mengungkapan, pihaknya akan melakukan otopsi terhadap orok bayi dimaksud. Setelah diotopsi, bayi tersebut akan dimakamkan pada tempat yang disepakati. Langkah selanjutnya, aparat akan akan melakukan penyelidikan. “Tunggu saja langkah selanjutnya. Yang jelas, kasus ini akan tetap ditangani. Doakan saja agar pelakunya bisa diungkap,” jelasnya.

Ia menyatakan, orok bayi ditemukan itu kemungkinan merupakan hasil hubungan gelap. Kuat dugaan pelaku membuangnya ke saluran agar tidak ketahuan oleh warga setempat. Diperkirakan  juga orok bayi tersebut diduga meninggal sekitar 18 jam yang lalu dengan cara di hanyutkan ke aliran saluran irigasi Bendungan Batujai,  mengingat kondisi bayi dalam kondisi rusak dan mengeluarkan bau serta sebagian organ dalamnya hilang diduga di makan oleh biawak.

 “Atau memang pelaku sengaja membuang bayi di sini agar mereka tidak ketahuan,”  ungkapnya.

Ditambahkan, penemuan orok bayi ini sudah sekian kalinya. Pihaknya merasa prihatin, sungguh tega para orang tua yang sengaja membuang bayi tersebut.

 “Kami akan terus berusaha untuk melakukan penyelidikan untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku. Jika memang ada ditemukan kami tentunya akan memberikan tindakan tegas,” ungkapnya. (Jay)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Bandar dan Lima Pemakai Sabu Ditangkap

Read Next

Progress Penanganan Covid-19 di Kabupaten Lotim

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *