Gara-gara Mangga, Siswi SD Dicabuli

F RINGKUS

LOTIM – Seorang siswi duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) di Desa Anjani, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menjadi korban dugaan pencabulan. Korban yang datang pada pelaku untuk kembali meminta mangga, justru mendapat perlakuan tak senonoh. Korban dicabuli melalui pantat korban, usai pelaku membuang air kecil di dalam tenda gempa.

Rabu kemarin, pria bejat itu diringkus Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lotim.

Pelaku tersebut inisial HA alias Ham, 36 tahun warga Dusun Penakak Desa Anjani, Kecamatan Suralaga. Sedangkan korban yang masih duduk di bangku SD itu, usia 8 tahun.

Peristiwa naas menimpa korban terjadi pada Januari 2020 lalu. Saat Ham memetik buah mangga di halaman rumah Oji, warga Dusun Penakak. Selesai memetik mangga, korban datang meminta mangga yang dipetik pelaku. Oleh pelaku, korban diberikan dua buah mangga.

Selang berapa waktu kemudian, Ham masuk ke dalam tenda yang dibangun pada saat gempa waktu lalu, membuka celana untuk buang air kecil. Selesai itu, tiba-tiba dari arah belakang korban juga masuk tenda dan menghampiri pelaku, dan kembali meminta mangga. Tapi pelaku menjawab, mangga sudah habis.

Di dalam tenda itu rupanya korban juga kebelet mau buang air kecil. Spontan di dalam tenda itu korban membuka rok dan celana dalam dan buang air kecil. Pada saat itu, pelaku melihat korban kencing dan melihat kemaluan korban. Darisana, nafsu bejat pelaku muncul. Selesai buang air kecil korban yang belum sempat memasang celana dalam dan rok, pelaku langsung membalikkan badan korban serta memintanya nungging.

Ham seketika itu mencoba memasukkan kemaluannya ke dalam lubang pantat korban. Beberapa kali pelaku terus berusaha memasukkan kemaluannya. Akan tetapi, usahanya gagal, sehingga kemaluannya digosok-gosok pada pantat korban.

Perbuatan bejat pelaku, rupanya diketahui teman korban. Perbuatan pelaku pada bulan Januari itu, terbongkar dan sampai ke telinga kedua orang tua korban. Tak terima dengan perbuatan itu, orang tua korban langsung mempolisikan pelaku.

Kasubag Humas Polres Lotim, IPTU Lalu Jaharudin mengatakan, polisi telah menerima laporan dari keluarga korban. Pelaku telah diamankan dan korban juga telah dilakukan visum, untuk memperkuat alat bukti atas perbuatan pelaku. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) telah dilakukan. 

“Kasus ini masih dalam penyelidikan dan penyidikan. Baik pelaku, pelapor, korban dan saksi, telah dimintai keterangan. Ancamannya, 15 tahun penjara,” tegasnya.

Menghindari terjadinya aksi kekerasan seksual terhadap anak bawah umur, polisi mengimbau para orang tua, agar tetap mengawasi anak-anaknya. Terutama pengawasan orang tua saat anak berada di luar rumah. “Mari kontrol aktivitas anak-anak kita saat berada di luar rumah,” imbaunya.(fa’i)

1 Review

?s=96&d=mm&r=g
sasaputri
1

Game Seruuu

Ayoooooo !!! Yang jauh mendekat, Yang dekat merapat guyss Bingung memilih situs Judi Online Terbaik & Terlengkap Gabung aja guys besama kami di QQHarian Banyak promo menarik untuk anda semua Tunggu apa lagi buruan bermain dan menangkan hadiahnya Menjadi milyader bukan lagi sebuah mimpi guysss !!!!!!!

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

KPU Loteng Antisipasi Pemilih Illegal

Read Next

Pansus Gali Penggunaan Anggaran di Dikes dan RSUD

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *