Diduga Mayat Bayi Ditemukan Terbungkus Plastik

F DIDUGA OROK BAYI

IST / RADAR MANDALIKA HEBOH : Bungkusan plastik yang diduga orok bayi yang sudah hancur, saat dilakukan olah TKP oleh tim Inafis Satreskrim Polres Lotim, kemarin.

LOTIM – Saat ke sawah, warga Dusun Montong Bagek Desa Sakra Selatan Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur (Lotim), dikejutkan dengan bungkusan kantong plastik hitam diduga berisi mayat bayi. Bungkusan hitam itu, berada di atas pematang sawah Pancuran Mas Dusun Montong Bagek milik Muhamad Saeful Bahri asal dusun yang menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dugaan orok bayi itu pertama kali ditemukan Resi Indah Pertiwi 17 tahun, anak pemilik sawah TKP kejadian, sekitar pukul 09.30 Wita, kemarin.

Kronologinya, sekitar pukul 09.20 Wita, Indah bersama ayahnya berangkat dari rumah menuju sawah, untuk melihat tanaman bawang merah miliknya. Bapak dan anak itu ke sawah, untuk melakukan penyemprotan disinfektan bawang merah. Saat berjalan di pematang, Resi menginjak kantong plastik warna hitam tersebut. Dari dalam kantong plastik yang diinjaknya itu, keluar darah.

Sebab keluar darah membuat Indah terkejut. Ia pun memanggil ayahnya memberitahukan adanya darah keluar dari kantong plastik yang diinjaknya itu. Setelah dicek bersama ayahnya, plastik hitam itu berisi pampers bayi bekas pakai. Kemudian didalam pampers bayi itu terdapat potongan daging yang sudah dalam kondisi hancur, yang diduga itu adalah orok bayi.

Ketika itu juga, langsung memberitahukan warga sekitar atas temuannya tersebut. Oleh warga setempat, sarankan agar bungkusan plastik hitam dikubur. Mendapat saran warga demikian, Saeful langsung menguburnya di pematang sawah miliknya.

Kepala Desa (Kades) Sakra Selatan yang mendapat informasi langsung dari warga, langsung bergegas mendatangi TKP. Pihaknya pun meminta bungkusan plastik yang telah dikubur kembali dibongkar. Temuan itu, langsung dilaporkan pada Polmas Desa setempat, dan diteruskan ke Polsek Sakra.

Bersama tim inafis Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lotim, Polsek Sakra turun ke TKP, melakukan identifikasi dan olah TKP penemuan kantong plastik hitam yang diduga berisi orok bayi tersebut. Sejumlah saksi, juga dimintai keterangan.

Setelah dilakukan identifikasi dan olah TKP, plastik hitam bersama isinya dibawa ke Polides Sakra Selatan. Hasil pemeriksaan dokter setelah mendapat kiriman foto diduga orok bayi itu dari Bidan Polindes, bahwa isi bungkusan itu bukan orok bayi, tetapi plasenta atau ari-ari.

Kapolres Lotim melalui Kasubbag Humas, IPTU Lalu Jaharudin, mengatakan, proses atas ditemukannya dugaan orok bayi yang menggegerkan masyarakat Desa Sakra Selatan ini, telah dilakukan sesuai Standar Operasional dan Prosedur (SOP) Kepolisian. Namun hasil dokter puskesmas bahwa itu bukan orok bayi melainkan plasenta, sehingga disarankan dugaan orok bayi yang sudah dalam kondisi hancur itu, untuk dikubur. “Pada hari itu juga selesai pemeriksaan, langsung dikubur,” pungkasnya. (fa’i/r3)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Turun Gunung, Zul-Rohmi Temui Suhaili

Read Next

Komit Ciptakan Pikades Aman dan Damai

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *