Biadab! Belum Sebulan Sudah Dua Bayi Dibuang di KLU

F PENEMUAN

IST/RADAR MANDALIKA MAYAT BAYI: Mayat bayi yang terbungkus plastik saat ditemukan warga, kemarin. Diduga bayi sengaja dibuang pelaku karena hasil hubungan gelap.

KLU — Kasus pembuangan bayi di Lombok Utara kembali terjadi. Sebelumnya pada Minggu (25/9) lalu kasus pembuangan bayi terjadi di wilayag Karang Grepek, Dusun Karang Lendang, Desa Bentek, Kecamatan Gangga. Kali ini pembuangan bayi kembali terjadi di Dusun Mentigi, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang pada Selasa kemarin. Bayi tak berdosa itu ditemukan warga dibungkus dalam tas kresek berwarna merah, dan digantungkan di batang pohon kecil dekat jurang di bukit batu bolong dengan kondisi sudah meninggal dunia.

“Betul waktu kejadian ditemukan pada Selasa kemarin sekitar pukul 05.30 Wita,” ungkap Kanit Pidana Umum Satuan Reskrim Polres Lombok Utara, Ipda I Wayan Ciptanaya, kemarin.

Ia menerangkan, bayi malang yang dibuang itu berjenis kelamin perempuan. Pertama kali ditemukan seorang warga bernama Jamiludin saat hendak melintas di sekitaran lokasi. Kronologis penemuan mayat bayi bermula pada Selasa kemarin, sekitar pukul 05.30 Wita. Jamiludin berniat mengambil rumput untuk makan ternak di batu bolong Dusun Mentigi seputaran jalur Senggigi – Pemenang, tepatnya di dekat taman Ekowisata Mentigi dengan membawa alat sabit dan tali.

Dari perjalanan itu, saksi melihat ada sekantong plastik berwarna merah yang tergantung di pohon. Awalnya ia menduga plastic itu berisi kumpulan popok bayi bekas, namun setelah dicek ternyata berisi bayi. Terkejut dengan penemuan bayi tersebut, Jamiludin menghampiri saksi lain bernama Taopik dan memberitahukan bahwa ada bayi dalam kantung tersebut.
“Melihat bayi tersebut, kami langsung menghubungi Kadus Mentigi untuk kemudian dilaporkan ke Polsek Pemenang,” kata Jamiludin.

Terhadap penemuan mayat bayi tersebut, aparat akan menindaklanjuti kasus ini. Selanjutnya mayat bayi tersebut sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab dari kematiannya.

Sementara itu, Paur Humas Polres Lombok Utara Wiswa Karma menyampaikan, terkait dengan penemuan jasad bayi ini, pihak aparat masih menunggu hasil otopsi dari RS Bhayangkara Polda NTB dan uji DNA. Dugaan sementara, mayat bayi sengaja dibuang karena hasil dari hubungan di luar nikah. Namun saat ini Sat reskrim tengah mendalami hal itu. “Perkembangan kedepan pasti akan kami sampaikan, kita usut tuntas kasus ini,” tegasnya.(Dhe)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Melihat Cara BUMDes Sengkol Wujudkan Zero Waste

Read Next

Hasyim: Vaksinasi Belum Capai 70 Persen?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *