Biadab, Ayah Rampas Perawan Anak Kandungnya di Dompu

F Pelaku cabul anak kandung

IST/RADAR MANDALIKA MAMPUS: Pelaku pencabulan anak kandung, Nasrudin terlihat babak belur pascadiamuk massa, Selasa (02/ 06) kemarin di Dompu.

MATARAM – Entah apa yang merasuki otak  Nasrudin, 43 tahun  warga Dusun Mumbu, Desa Mumbu, Kecamatan Woja Kabupaten Dompu. Nasrudin tega menghilangkan keperawanan anak kandungnya (garap, Red) yang berusia 16 tahun.

Informasi yang diterima Radar Mandalika, kejadian pada Selasa (02/06) sekitar pukul 19.45 wita bertempat di dusun setempat. Di mana telah terjadi dugaan tindak pidana pencabulan anak di bawah umur yang diduga dilakukan ayah kandung korban.

PS Paur Subbag Humas Polres Dompu,

AIPTU Hujaifah menceritakan, kejadian berawal sekitar pukul 18.38 wita, dimana Syarifudin paman Korban curiga kepada korban (bunga nama samaran, Red), Syarifudin mendapat informasi dari warga bahwa korban telah disetubuhi oleh ayahnya. Mendengar kabar ini, pamannya memanggil korban dan menanyakan. Korban membenarkan kejadian itu.

Bunga menceritakan jika sang ayah pernah mencabulinya saat masih tinggal di Kalimantan tahun 2016 sebanyak dua kali. Selanjutnya tahun 2017, Bunga bersama kedua orang tuanya pulang ke kampung halaman di Dompu.

“Kemudian tanggal 31 Mei 2020 sekitar pukul 24.00 wita, pelaku kembali melakukan perbuatannya kepada korban, namun hanya meraba dan meremas bagian dada Bunga,” ceritanya.

Atas keterangan dari korban, paman korban meminta korban untuk pulang   kerumahnya.  Selanjutnya sekitar pukul 19.45 wita, massa mendatangi rumah pelaku dan menghakimi pelaku. Beruntung kadus setempat bisa menyelamatkan pelaku.

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Woja, IPDA Abdul Haris  langsung memerintahkan anggota timsus dan piket SPKT untuk segera mendatangi TKP. Sesampainya di TKP, anggota Timsus dan KA SPKT Polsek Woja sekitar pukul 19.57 wita mendapati massa sudah mengelilingi rumah terduga pelaku dan terduga pelaku sedang diamuk massa dan bersimbah darah. Beruntung, amukan massa bisa segera dilerai anggota Timsus Polsek Woja dengan gerak cepat. Pelaku kemudian dievakuasi.

Saat dilakukan evakuasi oleh Timsus mendapat perlawanan dari massa dengan melempari aparat dengan batu, sehingga mengenai kepala anggota  Polsek Woja yang melakukan evakuasi dan mengalami luka bocor pada bagian kepala.

“Berkat kesiagapan Polri yang ada di TKP situasi bisa diredam dan terduga pelaku bisa dievakuasi ke Polres Dompu,” tutupnya.(jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Wirahman Dukung Pilkada Serentak Ditunda

Read Next

Tuntut Transparansi Berakhir Ricuh

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *