Bayi Hasil Selingkuh Dibuang

F EVAKUASI

EVAKUASI : Tim Polsek Sikur, tim identifikasi, Unit PPA Satreskrim Polres Lotim, saat melakukan evakuasi mayat bayi dan melakukan olah TKP, kemarin.

LOTIM – Ditinggal suami mencari nafkah ke Malaysia, membuat MM, 35 tahun asal Desa Sikur Selatan Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur (Lotim), justru berselingkuh dengan laki-laki lain hingga hamil. MM pun melahirkan secara diam-diam. Merasa malu dengan bayi yang dilahirkan itu, MM tega membuang bayi tak berdosa tersebut. Kejadiannya, sekitar pukul 10.30 Wita, kemarin.

Kronologi kejadiannya, Agus Efendi, warga Dusun Montong Tanggak Desa Sikur Selatan, sekitar pukul 10.30 Wita, bekerja mencari kayu bakar. Saat itu, tiba-tiba saksi mencium bau busuk. Penasaran dengan bau tak sedap, warga tersebut kemudian melakukan penelusuran, dan menemukan mayat bayi yang ditutup menggunakan kain dibawah pohon kelapa tengah kebun.

Tubuh bayi tak berdosa tersebut, ditindih pelaku menggunakan batu. Terkejut dengan penemuan mayat bayi ini, saksi kemudian menginformasikan pada Kepala Wilayah (Kawil) Dusun setempat. Kawil itu langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Sikur Selatan, dan menginformasikan pada Kapolsek Sikur, IPTU Ary Armunanto.

Tim dari Polsek, bersama Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) dan tim Identifikasi Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lotim, turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang ada.

Mayat bayi malang itu kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Sikur, untuk dilakukan visum. Pada waktu itu juga, tim dari Unit PPA bersama Unit Reskrim Polsek Sikur, langsung melakukan penyelidikan disekitar TKP.

Hasilnya, kurang dari 6 jam setelah mayat bayi ini ditemukan warga, terduga pelaku pembuangan bayi terdeteksi dan langsung diamankan Polsek Sikur bersama Unit PPA Satreskrim Polres Lotim. MM langsung diinterogasi, dan mengaku bayi tersebut dibuang karena malu, sebab hasil hubungan gelap dengan sesorang yang saat ini masih dalam pengejaran.

Kapolsek Sikur, IPTU Ary Armunanto, mengatakan, pelaku telah mengakui perbuatannya membuang darah dagingnya dan ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Pelaku mengaku melahirkan bayi tersebut, pada Jumat (11/9) lalu, sekitar pukul 03.00 Wita dinihari. Pelaku berkilah, bayi yang dilahirkan dan ditemukan sudah dalam kondisi rusak dan berjenis kelamin laki-laki itu, meninggal saat dilahirkan.

“Pelaku sudah diamankan di Unit PPA Satreskrim Polres Lombok Timur, untuk dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan sesuai hukum berlaku. Akibat perbuatannya, pelaku diancam 15 tahun penjara,” tegasnya. (fa’i/r3)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pemkot Belum Berani Belajar Tatap Muka

Read Next

Subhanallah, Santri Tewas Kesetrum Saat Ambil Air Wudhu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *