MUHIDIN (ROHADI/RADAR MANDALIKA)

KLU – Tahapan Pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) oleh penyelenggara pemilu KPU telah usai dilaksanakan yang berakhir pada 14 Maret lalu. Namun nampaknya dari proses tahapan coklit yang berjalan, Bawaslu menemukan indikasi masih ada warga yang belum dicoklit sehingga berpotensi tidak mendapat hak pilih ke depan.

Dari proses patroli kawal hak pilih yang dilakukan Bawaslu pasca tahapan coklit, ditemukan di satu kecamatan yakni di Kecamatan Gangga tercatat ada 38 warga yang belum dicoklit.

“Hasil pencermatan teman-teman setelah disandingkan DP4 dan data pemilih hasil pemilu sebelumnya,  ada 38 warga di Kecamatan Gangga ditemukan belum dicoklit, temuannya dalam satu KK ada sama sekali belum dicoklit dan ada juga yang hanya sebagian dicoklit , kami sudah cek juga di DPT online mereka terdaftar sebagai pemilih,” ungkap Anggota Komisioner Bawaslu KLU, Muhidin, kemarin.

“Di Bayan ada 20 yang belum dicoklit hasil temuan tim kami di lapangan, ini sudah kita pastikan dengan melakukan vaktualisasi kemarin,” imbuhnya.

Terhadap temuan itu, 4 orang yang belum dicoklit di Kecamatan Gangga sudah difaktualkan Bawaslu sebelumnya. Pada Senin kemarin sebanyak 34 warga yang belum dicoklit divaktualkan langsung dengan melampirkan sejumlah data temuan pelanggaran di lapangan, untuk nantinya disampaikan kepada penyelenggara pemilu KPUD.

“KPUD sebelumnya telah menyatakan tuntas 100 persen melakukan coklit dari jumlah ratusan wajib pilih, namun kami menemukan ternyata ada yang belum dicoklit. Kami tidak memberikan saran perbaikan karena tahapan coklit sudah selesai, sehingga di pleno kita buka.” bebernya.

Sementara itu, Ketua KPUD Lombok Utara, Juraidin saat dikonfirmasi Radar Mandalika mengklaim sudah 100 persen dari jumlah daftar pemilih yang ada di DP4 telah dilakukan coklit. Terkait dengan temuan Bawaslu pihaknya mengakui belum menerima laporan tersebut.

Pasca coklit yang dilakukan, kata Juraid, panitia penyelenggara masih merapikan data-data hasil coklit terutama pada pengkodean, Juraid menyebut kalaupun ada yang belum dicoklit akan ditindaklanjuti untuk menjamin hak pilih masyarakat.

“Setelah berakhirnya masa coklit, Pantarlih dan PPS sampai sekarang masih merapikan dan melakukan sinkronisasi data hasil Coklit manual dan E-Coklit,” ungkapnya.

“Nanti ada pleno DPS di tingkat PPS berlangsung pada 30 sampai 31 Maret,” jelasnya.(dhe)

50% LikesVS
50% Dislikes
Post Views : 358

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *