Bang Zul Belum Turun Gunung

F Gubernur NTB

Zulkieflimanyah

MATARAM – Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah menegaskan belum ada rencana turun gunung untuk mengkampanyekan paslon yang diusung PKS di tujuh kabupaten kota di NTB. Kendati saat ini, tahapan Pilkada sudah memasuki masa kampanye.

“Belum ada keputusan,” tegas politisi PKS keada media, kemarin di Mataram.

Sebagai Ketua Tim Pemenangan Pemilu Wilayah (TPPW) PKS NTB, Bang Zul memandang peta politik sejauh ini masih biasa biasa saja. Tidak ada yang cukup menghebohkan sehingga sampai detik ini gubernur masih fokus bekerja sebagai kepala daerah di NTB. Dalam ketentuan jika gubernur ingin menjadi juru kampanye maka langkah cuti harus ditempuh. Kendati demikian, Bang Zul sapaannya mengatakan belum punya rencana mengajukan cuti untuk berkampanye.

“Cuti? Belum ada rencana. Peta PKS biasa biasa saja,” katanya.

Bang Zul juga mengatakan, Pilkada serentak itu bukan ajang pertaruhan termasuk dirinya untuk menjaga marwah PKS yang selama ini khusus di NTB, masih menjadi partai pemenang. Hal itu terbukti keterpilihanya pada Pilgub 2018 dimana Zul – Rohmi diusung oleh PKS dan Demokrat.

“Nggak ada pertaruhan pertaruhan biasa saja. (Ini Marwah PKS?) Nggak biasa aja kok. Ada yang menang ada yang kalah biasa aja,” terangnya.

Bang Zul juga mengakui, dari peta yang dilihat PKS di tujuh kabupaten kota saat ini, ada peluang Pasangan Calon PKS yang akan menang dan juga sudah terlihat Paslon usungan PKS pun akan kalah. Meski Bang Zul tidak membeberkan detail daerah mana saja di tujuh daerah tersebut.

“Dari peta kita ada yang peluang PKS menang, ada yang peluang PKS kalah,” katanya.

Disinggung hasil survey salah satu lembaga survei di NTB  yang menempatkan semua calon yang didukung PKS banyak daerah Paslon usungan PKS akan kalah, Bang Zul menegaskan survey itu dilakukan sebelum penetapan pasangan calon. Sehingga tidak bisa menjadi rujukan lebih.

“Sekarang setelah penetapan calon ada survey juga,” katanya.

Terkait dengan Pilkada yang akan berlangsung pada 9 Desember itu, gubernur masih melihat semuanya berlangsung dinamis meski tidak dipungkirinya ada tensi-tensi (ketegangan) lebih namun masih dalam bentuk kreatifitas.

Gubernur pun berharap agar semua ASN di NTB masih tetap netral. Semua pihak diinginkan tidak ada yang terlalu berlebih-lebihan. Sebab Pilkada ini bukan perang.

“Jangan sampai perbedaan partai politik kontestasi kita kehilangan akal sehat untuk kita pelihara persaudaraan,” pungkasnya. (jho)

0 Reviews

Write a Review

Radar Mandalika

Mata Dunia

Read Previous

Pernikahan Dini di Mataram Meroket

Read Next

Kemenag Berharap KBM Segera Bisa Dilaksanakan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *